Thursday, January 19, 2012

My love is YOU {ch.5




















    My love is YOU {ch.5}
    Author                    : comellfischa                       
    Main Casts             : Lee  Gyuri
                Cho Kyuhyun Super Junior
    Support Casts        : Han Juan
     Lee Hyukjae aka eunhyuk super junior
     All members of Super Junior
     Lee Hongki
    Rating         : All Ages
    Genre         : Love/Friendship
    Length         : Chapter

    Ps: annyeong readers ^^ , autohr balik lagi nihh, ada yang mau nanyai kabar author nggak ya ?? *nggakpenting. Nah sekarang author terbetin nih part 5 nya, penasaran gag??  Check this out :D
    HAPPY READING YAAWW ^^
    RCL!!!

    Someone P.O.V
    Aku ingat akan kesalahanku pada 8 tahun yang lalu, dan mengakibatkan
    putri tunggalku pergi meninggalkan rumah..

    Flashback 8 tahun yang lalu…
    "ya!! Apa kerjaan mu diluar sana ha?! Kau tak pernah memperhatikan anak kita dan juga urusan rumah tangga ini, kau hanya bisa menghamburkan uang dan pergi berkumpul bersama teman-temanmu!"ucapku penuh amarah kepada seorang yeoja yang statusnya adalah istriku.
    "ya!! Mengapa kau memarahkanku dan menyalahkan ku, apa kau tak sadar ha, kau yang tidak memperhatikan anak kita, kau sibuk dengan bisnismu, kau juga tak pernah ada waktu untuk kami , kau juga tak pernah memperhatikan kami ataupun menanyakan keadaan kami" ucapnya padaku tak kalah emosi
    "kau tau , aku bekerja untukmu dan untuk anak kita apakah itu tak cukup?!" balasku emosi
    "kau kira dengan kau selalu bekerja dan mendapatkan uang banyak dapat membahagiakan kami ha?!"hardiknya padaku
    "bukan kah dengan uang itu kau juga bersenang-senang dengan teman mu. Ciih, kau saja tak becus menjadi istri, mengurus pekerjaan rumah tangga saja kau tak bisa, memasak pun kau tak pernah, bahkan menjaga anak kitapun kau harus menitipkannya pada pembantu, istri macam apa kau ini?!" ucapku penuh amarah. Dia yang mendengar perkataan ku itu sudah kulihat menitikkan air matanya.
    "kau!!!, aku bersenang-senang dengan temanku untuk menghilangkan stres ku karnamu, kau yang selalu pulang terlambat, kau yang selalu berada di luar, kau yang selalu di gosipkan berselingkuh dibelakangku, aku bersenang senanng hanya untuk menghilangkan pikiran ku tentang itu, dan kau bilang aku istri tak becus? Asal kau tau, aku sudah berusaha mengurus pekerjaan rumah tangga ini, dan asal kau tau setiap malam aku sudah menyediakan masakan untukmu, tapi apa? Kau selalu pulang larut malam dan langsung tidur, kau bilang aku tak menjaga anak kita? Cih, kau yang tak pernah sekali pun menjaga anak kita, aku selalu menemani nya bermain, aku yang selalu mendengarkan keluh kesahnya , aku menitipkan dia kepembantu karna aku tak sanggup harus mengurusnya sendiri. Kau namja yang tak bertanggung jawab, kau seorang appa yang tidak pernah menyayangi anakmu , kau namja yang brengsek!!!"ucapnya meledak diiringi tangisnya. Plakkk!! Aku menamparnya, aku tak tau apa yang aku lakukan, tangan ku bergerak sendiri menampar istriku sendiri, tanpa ku tahui, putriku melihatnya.
    "appa!! Apa yang kau lakukan pada eomma?? Kau jahat!!!" ucapnya ketika melihat ku menampar istriku, dan ketika itu juga kulihat dia langsung pergi meninggalkan rumah.
    "kau puas dengan apa yang sudah kau buat?" kini yeoja yang berstatus sebagai istriku hanya menatapku penuh kebencian
    "mi,miianhe, aku tak sengaja" ucapku berusaha memegang tangannya, tetapi dia menepis tanganku dan langsung pergi. Aku merasa bersalah kepada mereka, aku hilang kendali,,,,
    "Aahhhhhhhhhh,, apa yang sudah kulakukaannn ????" ucapku memukul kepalaku
    Flashback end…

    Toktoktok, seseorang mengetuk pintu ruanganku dan segera kusuruh dia masuk, ternyata dia adalah seorang anak muda kepercayaan ku, yang kusuruh mencari keberadaan putriku.
    "berhasilkah kau menemukan kediaman putriku sekarang?" ucapku pada padanya.
    "ne sajangnim, aku telah berhasil menemukannya, sekarang dia tinggal di sebuah apartemen yang berada di tengah kota seoul" ucapnya padaku
    "apakah dia tinggal sendirian?" tanya ku padanya
    "ne sajangnim, tetapi terkadang sahabatnya menginap disana" ucapnya lagi
    "eo, baiklah, kau awasi saja dia terus, jika aku memintamu untuk membawa nya pulang, kau harus segera membawanya" titah ku padanya
    "ne sajangnim, akan saya laksanakan" ucapnya dan keluar dari ruanganku.
    "Appa sangat merindukanmu, kenapa kau harus pergi dari rumah seperti ini? Tak taukah kau appa sangat meyesal waktu itu , appa dan eomma mu sudah kembali akur seperti dulu, kami sangat merindukanmu" ucapku lirih sambil menatap sebingkai photo yang disana ada aku, istriku,dan seorang putri cantikku, tapi ia pergi dari rumah karna kesalahanku, dan tak pernah kembali lagi. Ia pergi 8 tahun yang lalu , saat itu usianya 10 tahun, usia yang sangat dini .
    Setelah satu tahun kejadian itu berlalu, aku dan istriku mencoba berdamai dan manjalani kehidupan yang rukun kembali, dan setelah itu aku berusaha mencari keberadaan putri kami, tetapi hasilnya nihil, aku sempat putus asa , tapi istriku selalu menyemangatiku, dan sekarang aku telah berhasil menemukannya. Aku harap kami bisa berkumpul seperti dulu lagi.

    Gyuri P.O.V
    Tak terasa hubungan ku dengan kyuhyun sudah memasuki 1 tahun, tentu saja itu tidak  mudah, karna kami sering bertengkar karna berita-berita miring tentang kyuhyun. Juga dia selalu cemburu jika aku berada di kampus bersama teman-temanku, ya sekarang aku sudah menjadi mahasiswi disalah satu universitas di seoul yaitu kyunghee univercity. Aku mengambil jurusan modern music, eo, aku juga satu university dengan sahabatku juan dia mengambil jurusan modern dance, dia memang sangat lincah menari, dan kalian tau dia sekarang sudah menjadi yeojachingu dari eunhyuk oppa, aku tak akan menceritakannya, haha. Itu cerita yang sangat panjang, asal kalian tau, mereka berdua selalu kelihatan mesra jika berada didepan kami semua, tapi jika sudah berdua, mereka akan selalu berdebat tentang masalah dance, memang pasangan yang aneh, Tapi taukah kalian, mereka itu pasangan yadong, juan sudah tertular sifat jelek dari namjachingunya itu,ckck. Sedangkan dua sahabatku na reul dan hyomin mereka memutuskan untuk kuliah ke paris, disana na reul mengambil jurusan design,dan masalah cintanya na reul masih tetap menjalin hubungan dengan changmin oppa, merekalah yang umur cintanya sudah sangat lama diantara kami semua dan hyomin mengambil jurusan kedokteran, hyomin memang pintar dari dulunya, dan masalah hubungannya dengan jinki oppa tetap berlanjut, jinki oppa dan hyomin adalah type orang yang sama-sama penyabar, dan itu yang membuat hubungan mereka bebas dari pertengkaran. Aaa, aku kangen dengan mereka berdua..
     Dan tentang hubungan ku dengan kyuhyun,, hmm aku sangat senang , karna kami telah menjadi diri kami masing-masing, kami juga sering bertengkar hanya dikarenakan game saja, memang seperti anak kecil, tapi dengan itu kami menjadi lebih dekat, hehe. Dan masalah boyband, sekarang aku mulai menyukainya, eiiitss, aku hanya menyukai boyband dari namjachingu ku saja yaitu SUPER JUNIOR, kekekeke.
    ***
    Sekarang aku sedang berada di taman kampus memainkan psp ku sambil menunggu chingu ku selesai dengan mata kuliah nya.
    "aaaaaaaaaaaaaa" aku mendengar seseorang berteriak sambil lari kearahku, aku semakin menyipitkan mata ku agar bisa melihat jelas siapa yang datang, dan kalian tau siapa yang datang? Dia adalah yeojachingu dari seorang monyet, wkwkwkwk
    "gyuriiiiii" teriaknya lagi , dan kiini dia telah berada disampingku, napasnya tak beraturan , tentu saja , dia habis lari-lari .
    "wae? Kenapa kau lari-lari seperti itu?" tanyaku padanya
    "hahaha, ani, aku hanya ingin cepat sampai saja kesini, kau tau kan gedung kampus ku, terletak di sebelah kanan dari kampus utama, dan memerlukan waktu yang lama jika aku berjalan santai kesini, maka dari itu aku berlari" ucapnya sambil mengatur kembali napasnya itu.
    "mwo?? Aish , noe babo ya" ucapku menjitak kepalanya
    "ahh, appo" ringisnya
    "kenapa kau tidak mengirim ku pesan saja, agar kita bertemu didepan gerbang" tanyaku padanya
    "hehe, aku tak membawa handponku, handponku tertinggal" ucapnya cengingisan
    "babo" ucapku padanya
    "ya!! Jangan memanggilku babo"ucapnya kesal padaku
    "terserahku" jawabku acuh
    "aiiss, dasar evil yeoja" ucapnya
    "mwo? Apa kau bilang?" ucapku tak percaya
    "ne, kau sama saja evil seperti namjachingumu itu" ucapnya meledekku
    "ya!!! Terserah kau saja, aku tak ingin disamakan dengannya" ucapku
    "ne arraseo, hmmp, bagaimana kalau kita sekarang ke dorm mereka, aku sangat merindukan oppa-oppa itu" ucap juan padaku
    "kau merindukan mereka semua atau hanya merindukan namjachingumu?" ucapku menyindirnya
    "tentu saja semuanya, dan kau apa tidak merindukan kyuhyun oppa?" tanya nya padaku
    "ani" ucapku mantap, hahaha
    "jinjja? Aku tak percaya" cibirnya padaku
    "aish, sudahlah, kajja kita kesana" ucapku menyeret (?) nya
    ***
    "oppaaaa" teriak juan ketika kami berhasil memasuki (?) dorm super junior
    "ya!tak bisakah kau tidak berteriak, setiap datang kemari kau selalu teriak" ucap sungmin oppa yang sedang menonton tv
    "hehehe, itu sudah menjadi tradisi setiap aku memasuki alam gaib ini oppa" ucap juan terkikik yang mendapat jitakan dari eunhyuk oppa yang ntah dari mana datangnya
    "ah, appo" ringis juan sambil mengelus kepalanya
    "alam gaib? Apa maksudmu?" ucap eunhyuk oppa tajam kepada yeojachingu nya ini
    "ah, ani oppa" jawab juan tersenyum paksa, ck sungguh aneh mereka.
    "ada gerangan apa kalian kesini?" donghae oppa yang keluar dari kamar nya langsung bertanya kepada kami
    "hmm, hanya ingin berkunjung saja oppa" ucapku menjawab pertanyaan donghae oppa
    "eo, kalau kau ingin mengunjungi kyuhyun sayangnya dia tidak ada di sini, dia sedang ada penampilan bersama yesung dan wookie hyung di mubank" donghae oppa menjelaskan
    "ah, ani oppa, aku tidak ingin mengunjungi namja babo plus evil itu" ucapku penuh keyakinan
    "jinnja??" ucap donghae oppa
    "ne" jawabku mantab
    "kyunniieeeeeee, yeojachingumu tak ingin mengunjungi namja babo plus evil sepertimu….." donghae oppa berteriak didalam dorm, mwo?? Apa maksudnya?? Mengapa dia memanggil kyu?? Bukankah kyu tidak ada di dorm,, aish jinjja, aku pasti di kerjai oleh ikan mokpo ini, -_- matilah aku.
    Dan ketika itu juga aku mendengar derap langkah kaki yang mendekati ku, aku segera berbalik, glepp, aku menelan air liurku, yang benar saja, namja ini sekarang berada didepanku, aku hanya bisa tersenyum kecut melihatnya, sedangkan dia menatap nanar kearahku. Oh my… tolong aku T_T
    "kau serius tidak ingin bertemu dengan namja babo plus evil ini gyuri~ya" ucapnya berjalan mendekatiku
    "eo,,, a,ani,, bukan itu maksudku"ucapku mencoba menghindar dari nya dengan berjalan mundur
    "jinjja?? Lalu apa maksudnya?" ucapnya tersenyum evil kearahku, dan semakin lama dia semakin mendekat ke arahku, dan sialnya, sekarang aku sudah menabrak dinding, dan tak bisa mundur lagi, dia semakin mendekatkan wajahnya ke arah ku,
    "n,ne" ucapku gugup karna sekarang wajahnya hanya berjarak beberapa centi dari wajahku
    "eo" ucapnya dan mendekatkan kembali wajahnya, tentu saja aku langsung menutup mataku, dan tak ada reaksi apapun darinya, dia malah menjiitakku, dan tertawa lebar,, aish, namja satu ini mengerjaiku. Dan dapat kulihat semua isi dorm ini menertawaiku -_-
    "bufffhahhahahahahahaha,, kau berharap aku mencium mu yeoja babo?" ucapnya dan kembali tertawa
    "ya!!! Siapa yang berharap dicium oleh namja sepertimu" ucapku kesal,  dan saat itu juga dia berhenti  tertawa dan menatapku tajam
    "kau yakin lee gyuri?" ucapnya dengan senyum evilnya itu dan kembali mendekatiku, awas ko cho kyuhyun, aku tak mau dipermalukan lagi oleh mu.
    "ne, aku sangat yakin cho kyuhyun" ucapku membalasnya dan mendekatinya seperti yang ia lakukan tadi, see? Dia terkejut dengan sikap ku, haha
    "kau ingin bermain-main rupanya dengan ku" ucapnya kini yang telah berada tepat didepan ku dan ia menggerakkan tangannya membelai kepalaku dan singgah di leherku
    "kalau ia, kenapa?" ucapku membalas perlakuannya. Dapat kulihat seisi dorm itu melihat dengan tatapan tak percaya dengan apa yang mereka lihat saat ini.
    "biaklah kalau itu maumu nyonya cho" ucap nya sinis dan menekankan kata-kata terakhir, kini tangan nya mendekatkan wajahnya dengan wajahku, dan saat ini hidung kami saling ketemu (?), dapat kurasakan hembusan napasnya menerjang wajahku, ah, aku bisa gila jika begini terus, aku tak ingin terbawa suasana, tapi aku ingin mengerjai mu cho kyuhyun, hahaha. Aku menutup mataku agar dia kira aku terbawa suasana, dan tepat dugaan ku, kini bibirnya sudah menyentuh ujung bibirku, aku ingin sekali bibir ini, ah tenang kan dirimu gyuri, bukankah kau ingin mengerjainya?, hana, dul, set, …  grrrrk, aku menggigit bibirnya kuat
    "awwww" teriaknya kesakitan.
    "hahahahahha, bagaimana rasanya tuan cho?" ucapku penuh kemenangan,  dapat kulihat seisi dorm kini tengah tertawa dengan kejadian tadi
    "yaa!!!! Apa yang kau lakukan ha?" ucap kyu kesal padaku
    "aku hanya ingin membalasmu" ucapku datar
    "aish, michoseo" ucapnya dan langsung memasuki kamarnya, dan kudengar pintu itu dibanting keras olehnya, wae?? Apa aku keterlaluan??
    "gyuri~ya , apa yang kau lakukan??" juan pun menghampiriku
    "a,ani, aku hanya ingin bermain dengannya" ucapku polos
    "kau sudah membuat nya marah, ayo minta maaf" ucap juan padaku
    "wae?" ucapku tak terima
    "ya!! Kau ini mengapa kau menggigit bibirnya ha?! Padahal jika kalian berciuman aku akan mendapat tontonan gratis"ucap eunhyuk hyung asal dan mendapat jitakan dari juan
    "ah appo, chagi" ucapnya mengelus puncak kepalanya itu
    "yaa!! Oppa, tak bisakah pikiran yadong mu itu dihilangkan sejenak" ucap juan sebal pada namjachingunya itu
    "ah ne, mianhe" ucapnya bergelayut manja pada juan
    "kau seharusnya tak seperti itu saeng~ah, kau membuatnya marah" ucap donghae oppa lembut kepada ku
    "bukan begitu maksudku oppa" ucapku merasa bersalah
    "sekarang masuklah kekamarnya, dan minta maaf" kini sungmin oppa yang bersuara
    "haruskah oppa" tanya ku kepadanya dengan muka polos ku
    "H-A-R-U-S" ucapnya lagi penuh dengan penekanan.
    "ne, arraseo oppa" ucapku berjalan kearah kamar kyu, ada perasaan bersalah juga padanya, tapi aku juga takut harus kekamarnya. Kalau dia berbuat macam-macam bagaimana?? Oh my… ottokhe??

    Kyuhyun  P.O.V
    Aku mendengar suara yeoja yang kucintai diluar, tapi aku malas untuk keluar, aku ingin mendengarkan perbincangan mereka ,dan kudengar donghae hyung berbohong tentang keberadaan ku, hahaha hyung ku yang satu ini memang paling cerdas jika tentang masalah percintaan dan barusan kudengar bahwa gyuri bilang dia tak ingin mengunjungi ku, dan dia mengatai ku babo dan evil,, cihh, dasar yeoja bisanya hanya berbohong.
    "kyunniieeeeeee, yeojachingumu tak ingin mengunjungi namja babo plus evil sepertimu….."kudengar teriakan donghae hyung dari luar, aku segera saja keluar dari kamarku dan berjalan kearah yeojachinguku yang menyebalkan itu, dan ketika dia berbalik dia hanya tersenyum kecut kearahku, sedangkan aku menatapnya nanar.
     "kau serius tidak ingin bertemu dengan namja babo plus evil ini gyuri~ya"ucapku berjalan mendekatinya
    "eo,,, a,ani,, bukan itu maksudku"ucapnya mencoba menghindar dari ku dengan berjalan mundur
    "jinjja?? Lalu apa maksudnya?" ucapku tersenyum evil kearahnya, dan semakin lama aku semakin mendekat ke arahnya, dan sekarang dia sudah menabrak dinding, dan tak bisa mundur lagi, aku semakin mendekatkan wajahku ke arah nya,
    "n,ne" ucapnya gugup karna sekarang wajahku hanya berjarak beberapa centi dari wajahnya
    "eo" ucapku dan mendekatkan kembali wajahku padanya, dan sekarang dia menutup mata, sepertinya dia menunggu reaksi yang aku lakukan padanya, dasar yeoja babo, tentu saja tak ada reaksi apapun karna aku memang tak berniat menciummu,aku hanya menahan tawaku saat ini, karna tak tahan dengan reaksinya seperti ini aku langsung menjiitaknya, dan setelah itu aku tertawa lebar,, hahaha sungguh asik jika mengerjainya. Dan dapat kulihat semua isi dorm ini menertawainya
    "bufffhahhahahahahahaha,, kau berharap aku mencium mu yeoja babo?"ucapku padanya dan melanjutkan tawaku
    "ya!!! Siapa yang berharap dicium oleh namja sepertimu" ucapnyakesal,  dan saat itu juga tawaku terhenti dan menatapnya tajam
    "kau yakin lee gyuri?" ucapku dengan senyum evilku itu dan kembali mendekatinya
    "ne, aku sangat yakin cho kyuhyun" ucapnya dan aku kaget dia membalas perlakuan ku, kini juga dia berjalan mendekatiku, ciih, ternyata kau ingin bermain-main denganku
    "kau ingin bermain-main rupanya dengan ku" ucapku kini yang telah berada tepat didepan nya dan aku menggerakkan tanganku membelai kepalanya dan singgah di lehernya, ayolah gyuri~ya, kau tidak akan bisa bermain dengan ku
    "kalau ia, kenapa?" ucapnya membalas perlakuanku, eoo, ternyata ia sungguh-sungguh ingin bermain denganku, dan seisi dorm kini melihat adegan ini rupanya.
    "biaklah kalau itu maumu nyonya cho" ucap ku sinis dan menekankan kata-kata terakhir, kini tangan ku mendekatkan wajahnya dengan wajahku, dan saat ini hidung kami saling ketemu (?), ah ommoo. Kalau begini terus aku yang akan gila , aku akan mudah terbawa suasana . Dan tak lama setelah itu tepat sekali kini bibirku sudah menyentuh sudut bibirnya, aku ingin sekali memiliki bibir ini, mungkin aku akan menciumnya saat ini, tapi semua keinginanku buyar karna aku merasakan sakit di bibirku, aish yeoja sialan, dia menggigit bibirku.
    "awwww" teriakku kesakitan.
    "hahahahahha, bagaimana rasanya tuan cho?" ucapnya penuh kemenangan,  dapat kulihat seisi dorm kini tengah tertawa dengan kejadian barusan, aish, kau sungguh keterlaluan gyuri.
    "yaa!!!! Apa yang kau lakukan ha?" ucap ku kesal padanya
    "aku hanya ingin membalasmu" ucapnya datar. Mwo?? Apa yang barusan ia katakan :/
    "aish, michoseo" ucapku dan langsung memasuki kamarku, ku banting pintu itu keras , dia sungguh keterlaluan. Seenak jidatnya saja menggigit bibirku.
    Aku mendengar dari kamarku bahwa saat ini dia tengah di marahi sepertinya oleh hyungku. Ciih, biarkan saja dia itu, aku tak peduli.
    Tak lama setelah itu aku mendengar yeoja itu mengetuk pintu kamarku. Aku langsung saja tidur diranjangku dan menutupi tubuh seksi (?) ku dengan selimut.
    "kyuuu, mianhe, aku tak bermaksud seperti itu" ucapnya dari arah pintu, biarkan saja dia seperti itu, aku malas bertemu dengannya.
    "kyu, jenal mianhe, boleh aku masuk?" ucapnya lagi, tapi aku tak menggubrisnya
    "kyu ayolah, aku boleh masukkan?" ucapnya sekali lagi, dasar yeoja babo, kau tentu saja bisa masuk, pintu nya saja tidak kukunci. Tapi aku tetap tidak menggubrisnya, kini kudengar pintu kamar itu terbuka, berarti dia sekarang sudah memasuki kamarku.dan ku dengar derap langkah kakinya berjalan mendekatiku, dan sekarang dapat kurasakan ia telah duduk disamping ku
    "kyu, mianhe" ucapnya mengguncang tubuhku
    "shireo"ucapku dibalik selimutku
    "ya kyu, jebal mianhe" ucapnya sekali lagi
    "shireooo" ucapku kembali
    "kyu, ayolah maafkan aku, aku akan melakukan apapun untukmu" ucapnya sambil tetap mengguncang tubuhku. Mwo?? Melakukan apapun?? Ini kesempatan yang baik bukan, kekekek~
    "jinjja?" ucapku sekarang membuka selimutku dan aku duduk menatapnya
    "ne" ucapnya tersenyum
    "kalau begitu, aku mau ….." ucapku mengeluarkan evil smile ku
    "mau apa?" sahutnya
    "popo" ucapku menunjuk bibir ku, dapat kulihat kini dia menatapku tak percaya
    "andweee" ucapnya memalingkan mukanya
    "wae? Bukan kah kau tadi mengatakan kau akan melakukan apa saja? Kalau kau tak ingin melakukannya aku tak akan memaafkanmu" ucapku
    "eo, baiklah akaan kulakukan" ucapnya menunduk,  lalu aku mentapnya, dan chu~ sekilas dia mencium bibirku.
    "sudahkan?" ucapnya tidak berani menatapku, haha, aku suka dengan wajahnya yang memerah seperti ini. Aku memegang wajahnya dan menghadapkan nya kearah wajahku.
    "bukan seperti itu chagi" ucapku lembut, dia hanya menatapku bingung, aku semakin mendekatkan wajahku dan wajahnya, dapat kulihat sekarang dia memejamkan matanya, sungguh aku ingin sekali melumat bibir mungilnya ini. Chup~, kini bibirku telah menyentuh bibir mungilnya, entah setan apa yang memasuki tubuhku, ciuman ini terasa hangat, aku menyapu bibirnya dengan lidahku, menandakan aku ingin menjelajahi mulutnya itu, dan dia mengerti dengan hal itu, ia membuka mulutnya yang membuat aku lebih leluasa menikmati ciuman itu, ntahlah apa yang kurasakan saat ini, seperti sengatan listrik yang lembut, yeojachinguku membalas ciuman ku ini, ciuman kami bertambah dalam, aku membawanya untuk merubah posisinya tidur, agar aku lebih leluasa mendalami ciuman kami, kini dia mendesah karna ciuman itu, sungguh aku tak tahan dengan ini, kini tangan ku menelusup kedalam baju nya yang tipis, dan mata nya terbuka ketika itu, aku hanya tersenyum halus kearahnya, dan dia membalas senyuman itu, aku melanjutkan ciuman kami itu, dan ketika aku ingin melanjutkan aktifitasku, ada sebuah cahaya yang mengagetkan ku dan gyuri, tentu saja kami menghentikan aktifitas tersebut, dan kalian tau, Cahaya itu berasal dari kamera blitz eunhyuk hyung, dia hanya tertawa dan segera keluar dari kamarku, dan baru kusadari bahwa pintu kamar ku sedari tadi tidak ditutup. Mwo?? Berarti mereka melihat kejadian tadi, aish, sungguh memalukan . Dapat kulihat gyuri hanya menunduk menyembunyikan rasa malunya, dan kulihat kini pipinya sudah seperti tomat. Aish, cho kyuhyun apa yang barusan kau lakukan
    "ottokhe?" ucapnya lirih padaku, aku tau saat ini dia pasti malu, terlebih jika aku mengajaknya keluar kamar dan bertemu dengan hyung-hyungku itu.
    "eo, gwencana" ucapku berusaha tersenyum kearahnya, dia pun tersenyum kearahku, sungguh aku sangat mencintai yeoja yang berada di depanku ini
    Aku segera mengajaknya keluar dari kamarku, dan kini dapat kulihat semua yang berada di dorm ini menatapku dan gyuri dengan senyum yang mengembang, entah senyum apa yang sedang mereka perlihatkan.
    "ommooo, ternyata magnae kita sudah besar" donghae hyung membuka suaranya, sontak membuat ku merasa malu
    "sebaiknya jika ingin melakukan itu, kalian segeralah menikah, kekeke" kini sungmin hyung yang berbicara dan mendapat respon tawa dari seluruh orang di dorm ini, ku lihat gyuri hanya menunduk dan mukanya kini telah berubah menjadi kepiting rebus. Aishhh, sungguh menyebalkan mereka semua.
    "kyu,, apa rasanya? Mengapa kau tidak melanjutkannya?"aku tau siapa yang berbicara sekarang ini, siapa lagi kalau bukan hyung ku yang yadong itu.
    "ya!!! Hyung kau ingin membuatku lebih malu ha?! Kalau kau ingin melakukannya, dan ingin tau rasanya, lakukan saja dengan yeojachingumu itu" ucapku sebal kearahnya, juan yang mendengar itu hanya menatapku tak percaya, biarkan saja
    "ya!!! Apa yang barusan kau katakan?" ucapnya tak kalah sebal, aku hanya menatapnya tajam
    "chagi~ya, apa kau ingin melakukannya dengan ku?" ucap eunhyuk hyung kepada juan, ciih dasar hyung tak tau malu
    "oppaa!!!" juan memukul kekasihnya itu, rasakan kau hyung.
    "hahahahaa, sudah lah, kalian semua jangan bertengkar, kyu kau membuat ku iri saja" ucap teuki hyung yang entah dari mana ia datang,
    "eh, mianhe hyung" ucapku menggaruk kepalaku yang tidak gatal
    "lain kali, kau tutup dulu pintu kamar mu itu" wookie hyung berbicara geli
    "eh,, ini salah gyuri hyung, mengapa dia tak menutup pintunya" ucapku kesal beralih ke gyuri
    "mwo??? Apa yang kau bilang??, Itu salahmu tau, mengapa kau melakukann ….." gyuri tidak melanjutkan kata-katanya, sepertinya ia masih malu, masalahnya ciuman ini dilihat oleh seluruh warga (?)
    "hmm, ne, mianhe" ucapku padanya merasa bersalah
    "ne, sudahlah" ucapnya padaku " ya oppaa!!! Apa kalian tidak pernah melihat kejadian tadi ha?!" lanjut gyuri membuka suaranya dan menatap tajam ke arah semua hyung-hyungku, sepertinya iblis versi yeoja kembaran ku ini telah keluar dari kandangnya (?)
    "ah, anniii" ucap semua serentak. Kekeke, jika gyuri sudah begini tidak akan ada yang berani menatapnya. Dan mereka semua kembali kehabitatnya masing-masing
    "hahaha, kau hebat chagi~ya, sifat aslimu keluar juga pada saat-saat seperti ini" ucapku mengelus puncak kepalanya. Ia hanya tersenyum, lee gyuri, aku tak akan menyia-nyiakan gadis seperti mu

    Author P.O.V
    Setelah puas berkumpul dengan para oppadeul, gyuri dan juan akhirnya pun pulang.tetapi mereka tidak diantar oleh namjachingu mereka, mereka lebih memilih pulang sendiri dengan berjalan kaki, dan ditengah perjalanan juan pun berpisah dengan gyuri, karna letak apartemen yang berbeda arah *kayak nyeritain dongeng -_- |plak . Gyuri jalan dengan santainya dalam perjalanan pulang, tetapi dia merasa ada yang mengikutinya. Karena merasa takut gyuri pun mempercepat langkanya, cepar,cepat,cepat, dan semakin cepat. Dan tiba-tiba ada yang memegang pundak gyuri dari belakang.
    "kyaaaaaaaaaaaaaa" gyuri berteriak karena kaget pundaknya dipegang oleh seseorang, dia pun berbalik melihat seorang namja yang tak dikenalnya kini tengah berada didepannya, namja itu menggunakan pakaian serba hitam dan memakai masker *ayotebaksiapa?? :D
    "nu,nu,nuguseyo?" gyuri bertanya dengan gugupnya, tapi pria tersebut tidak menjawabnya.
    "ya!! Nuguseyo!!" ucap gyuri lantang, namja tersebut tetap tidak menjawabnya, ia malah mendekati gyuri, dekat,dekat,dekat,dan semakin dekaaaaaat *apaansih? -_-
    "merooongggggg" ucap namja tersebut sambil melepas maskernya
    "mwo??? Noe!!!" ucap gyuri tak percaya
    "wae?? Kau ketakutan ha?"ucapnya dengan evilsmile nya
    "a,ani,, aku hanya…" ucap gyuri bingung
    "hahahaha, bilang saja kau takut, aku ingin mengantar mu pulang, aku takut jika yeojachinguku yang babo ini di culik oleh vampir"ucap namja tersebut yang tak lain dan tak bukan adalah namjachingu gyuri , cho kyuhyun
    "mwo?? Babo?? Kau yang babo" ucap gyuri tak terima "eo, vampir kau bilang?? Mana ada dijaman ini vampir, mungkin kaulah vampir tersebut" lanjut gyuri
    "eo, aku vampir yang tampan bukan?" ucap kyu menggoda gyuri
    "ah, ne, sangaaaaaaaat tampan jika dilihat dari namsan tower melalui pipet"ucap gyuri mengejek kyu, dan kyu hanya mendengus kesal
    "terserah kau sajalah, yang penting aku akan menemani pulang, kajja" ucap kyu sambil menyeret (?) gyuri.
    Tak jauh dari sana ada seorang pemuda yang mengamati mereka dari jauh, ia pun mengikuti gyuri dan kyu dari belakang.
    ***
    "nah , sekarang sudah sampai, sekarang masuklah" ucap kyu ketika sudah berada di depan apartemen gyuri
    "ne" ucap gyuri hendak masuk kedalam apartemennya , tapi dia berbalik kembali "hmm, gomawo kyu" ucapnya tersenyum pada kyu.
    "cheonmaneyo, masuklah, aku akan pergi setelah kau masuk" ucap kyu membalas seyuman gyuri
    "ne,annyeong" ucap gyuri pamit dan ia pun masuk kedalam apartemennya, kyu yang melihat yeojachingunya telah masuk pun melangkah pergi.
    Disisi lain, seorang namja yang mengikuti mereka (read:kyu&gyuri) menunggu kepergian kyu, agar dia dapat mengunjungi gyuri. Karena ia tidak melihat sosok kyu lagi, ia pun berjalan menuju pintu apartemen gyuri. Ia meletakkan sebuah kotak berbungkus plastik kado boneka teddybear *adayaterorkayakgitu,ckckck
    Setelah meletakkan kotak tersebut, namja itu memencet bel apartemen gyuri, setelah itu ia melarikan diri *apa yang terjadi disini? |readers:gue gag tau -,| mana mungkin lo tau :p |readers:cepetan lanjut!!! |ia ia :(

    Someone P.O.V
    Kringkringkring, telepon ku berbunyi *jelek amat tu nada
    "yoboseo"ucapku
    "saya sudah melakukan perintah sajangnim, saya sudah meletakkan barang-barang tersebut didepan pintu apartemen gyuri" ucap seseorang dari seberang
    "eo,baiklah, kau memang bisa ku andalkan" titititit sambungan telepon pun terputus.
    "ku harap jika kau melihat isi nya, kau akan segera pulang nak" ucapku lirih

    Gyuri P.O.V
    Eh? Siapa yang bertamu malam-malam begini? Kyuhyun kah? Bukan kah tadi dia bilang akan pulang jika aku sudah masuk? Batinku berbicara. Aku langsung menuju pintu apartemenku, setelah aku mebukanya, tak ada siapa-siapa yang kutemui, ketika aku ingin menutup pintu, aku melihat sebuah kotak yang berada di depan pintu apartemenku, aku segera saja membawanya masuk.
    Kotak ini sungguh aneh, berbungkus plastik kado boneka teddybear, mengingatkanku akan masalalu. Aku segera membukanya, oh my…. Aku sangat kaget setelah melihat isi kotak tersebut
    "ige mwoya??" ucapku tak percaya, aku mengeluarkan semua isi dari kotak tersebut, dikotak tersebut ada sisir yang selalu aku gunakan bersama eommaku, ada gameboy lamaku yang aku gunakan untuk menunggu kepulangan eomma, ada boneka barbie yang terakhir di beri eomma sebelum aku pergi dari rumah, dan ommooo, ini photo appa dan eomma ku.. Aku melihat photo itu dengan seksama, tanggal cetak photo itu adalah dimana setahun setelah aku meninggalkan rumah. Apakah mereka sudah berdamai?? Aahhhhh, apa peduliku, appa itu orang jahattt!!!. Setelah aku mengeluarkan semuanya, aku menemukan surat kecil yang berada dibawah letak photo tersebut. Aku membukanya untuk segera aku baca

    Gyuri~ya,,
    Apa kau masih mengingat kami??
    Kami merindukanmu nak, pulanglah.
    Appa dan eomma mu sudah menjalani kehidupan yang lebih baik lagi.
    Kami ingin kau melihat kami yang sekarang.
    Maafkan appa mu yang babo ini, appa saat itu khilaf.
    Kau masih ingat temtap tinggalmu kan nak?? Kau masih ingat kenangan semua itu??
    Pulanglah, kami menunggumu dirumah ^^
    Mianhaeyo jika kami selama ini menyia-nyiakanmu
    Appa dan eomma menyayangimu ^^

    Aku meneteskan air mata setelah membaca surat itu, jujur aku merindukan mereka, tapi aku belum ingin menemui mereka. Aku senang jika mereka sudah berdamai, aku sungguh sudah memaafkan appa ku, aku bukan tipe orang yang pendendam. Tapi , aku malas untuk bertemu dengan mereka saat ini. Aish,sudah lah, aku pusing jika memikirkannya. Aku segera membereskan barang-barang tersebut dan bergegas tidur.
    ***
    Pagi ini aku bergegas untuk berangkat ke kampus, aku tidak berangkat bersama juan, karna juan bilang hari ini dia akan diantar oleh eunhyuk oppa.
    Aku berjalan di pinggiran jalan kota seoul, sungguh pagi yang cerah membuat uadara yang di hirup sangat segar. Di tengah perjalanan aku tak sengaja menyenggol seorang namja, yang membuat buku-buku yang di pegangnya berjatuhan.
    "eo,mianhaeyo" ucapku pada nya membungkuk.
    "gwenchana" ucapnya membereskan buku-bukunya yang terjaatuh, lalu ia berdiri menghadapku dan tersenyum,  ommoo senyumnya manis jugak. Aish lupakan gyuri.
    "sekali lagi mian, aku tak sengaja" ucapku membungkuk
    "hahaha, sudahlah, tak apa-apa" ucapnya tersenyum "aku duluan" ucapnya lagi dan melanjutkan langkah kakinya.
    Huh, sukurlah dia bukan tipe orang yang suka memperpanjang masalah. Aku tentu melanjutkan kembali perjalananku menuju kampus.
    ***
    "yayaya, apa yang kau lakukan?" ucapku pada seorang namja yang tak ku kenal, baru saja aku keluar dari apartemen ku sudah ada seorang namja yang langsung menarik tangan ku
    "ikuti saja aku" ucap nya santai sambil menggenggam tangan ku.
    "SHIREO!!!!!!!!!!" ucapku berusaha melepaskan tangan nya dari tangan ku, tapi percuma saja dia terlalu kuat. Dia menarikku masuk kedalam mobil sportnya, aish, dasar namja menyebalkan. Aku memperhatikan namja ini, ommo, aku ingay sekarang dia namja yang tempo lalu aku tabrak.
    "noe…!" ucapku menunjukknya
    "wae?" tanyanya tanpa memandangku, ia fokus dengan jalanan.
    "ya!!! Kau yang waktu itu kan? Namja yang ku tabrak tempo lalu. Kenapa kau membawa ku? Lalu dari mana kau tau apartemenku, dan…." ucapku
    "ya!!! Tak bisakah kau bicara satu persatu, subgguh yeoja cerewet" umpatnya kepadaku, mwo??? Dasar namja menyebalkan.
    "kau tak perlu tau tentang semua itu, yang pasti aku mengetahu seluk beluk tentang dirimu" ucapnya lalu tersenyum sekilas ke arahku.
    "ciih, yang benar saja? Apa kau fans rahasiaku ha?!" ucapku sedikit menyudutkannya
    "mwo?? Percaya diri sekali kau noona, sudahlah kau diam saja " ucapnya ganas (?)
    ***
    Aku kini sedang berada di depan sebuah rumah, ah ani, ini tidak pantas di sebut sebagai rumah, lebih tepatnya sebuah castle, bagaimana tidak, rumah ini sungguh terlihat mewah dan menyerupai castle, memiliki taman yang luas, dan sungguh nyaman jika tinggal disini.
    "mengapa kita kesini?" tanya ku padanya
    "hmm, pulang kerumah" ucapnya
    "mwo?" aku sungguh bingung atas ucapannya barusan, pulang kerumah? Rumah siapa? Ommo.. Apa dia akan mengenalkanku dengan orang tua nya? Ya! Gyuri pabo, mana mungkin…
    "ayo ikut" ucapnya menarik tanganku.
    "shireo" ucapku menolak
    "ayolah, kau akan tau yang sebenarnya" ucapnya lagi, mau tak maupun aku mengikuti nya.
    Sesampai didalam castle ini, aku sungguh terpesona dengan tatanan isi dalamnya, sungguh rapi, nyaman, dan terlihat elegant. Aku menelusuri setiap sudut rumah ini, aku terhenyak sesaat sewektu aku melihat pigura yang berada didinding ruang tengah dari bagian castle ini,
    "pigura ini…" gumamku setelah aku melihat jelas pigura  yang berada tepat di mata ku ini, aku mematung seakan tersihir melihat pigura ini.
    "gyui~ya" ucap seseorang dari belakangku, aku sungguh sangat mengenali suara ini, aku pun memnalikkan badan ku.
    "eo,eomma.."ucapku tak percaya
    "ne, nan neo-eomma" ucapnya "jeongmal bogoshippeo gyuri~ya" lanjutnya lagi memeluk ku. Aku hanya diam dengan perlakuan ini, aku tak tau harus berbuat apa,
    "eomma" ucapku padanya
    "ne?"dia melepaskan pelukannya dan menatapku lembut
    "apa kau benar-benar eommaku?" tanya ku bingung
    "ne gyuri~ya, dia eomma mu" kudengar suara berat dari arah belakangku. Dan ia menghampiri aku dan eomma
    "a,appa" ucapku kaget
    "ne, nan noe-appa," ucapnya memelukku, tapi aku langsung melepas pelukan itu dan menatap tajam kerahnya
    "gyuri~ya, jangan begitu terhadap appa mu" ucap eomma lembut padaku
    "wae??? Dia jahat eomma!" ucapku amarah
    "jeongmal mianhe gyuri~ya, appa sungguh merasa bersalah waktu itu, kini appa akan menebus semua" ucapnya padaku
    "jeongmaleyo?" ucapku padanya
    "ne gyuri~ya" appa tersenyum padaku
    "huaaaaaaaaaaa,, bogoshippeo eomma, appa, jeongmal,jeongmal,jeongmal bogoshippeooooo" ucapku memelek mereka erat
    "ne, nado bogoshippeo gyuri~ya" ucap mereka serentak
    "yaaa!!! Apa kau tidak ingin memeluk ku jugak?" ucap seorang namja menggoda ke arahku
    "nuguseyo??" ucapku pada appa dan eomma, aku hanya menatap tajam kearah namja tersebut, namja yang sudah menarik paksa diriku.
    "hahaha,, dia orang kepercayaan appa gyuri~ya, dia lah orang yang appa tugaskan untuk mencari keberadaanmu." ucap appa menjelaskan
    "jinjja?" ucap ku tak percaya
    "ne, lee hongki imnida" ucapnya seraya menjulurkan tangannya kepadaku
    "eh,, gyuri" ucapku padanya
    "kau harus memanggik ku oppa, arraseo??" ucapnya mengusap kepalaku
    "wae?" tanya ku padanya
    "karna aku lebih tua 2 tahun darimu" ucapnya tersenyum
    "eo, arra" ucapku balas tersenyum
    "nah sekarana kalian pergilah," ucap eomma
    "kemana eomma?" tanya ku bingung
    "tentu saja jalan-jalan," ucap eomma mendorongku keluar rumah. Ciih mereka ingin aku jalan-jalan atau ingin mengusirku -_-
    "ne eomma, kalkhe" ucapku
    ***
    "waaaaaa, oppa, ini sungguh indah" ucapku pada namja disebelahku, ia membawaku ke taman bunga, disini sungguh di penuhi dengan bunga-bunga
    "choa??" ucapnya pada ku
    "ne,," ucapku tersenyum. Ia hanya tertawa melihatku. Aku mengitari taman bunga ini bersama hongki oppa, dia namja yang baik, dia sudah menganggapku seperti dongsaengnya, dan aku sudah menganggapnya sebagai oppa ku, hehe. Aku kan memang tidak mempunyai oppa, jadi aku bersukur memiliki oppa sepertinya.
    Kami sudah sangat lama mengitari taman bunga ini, dan kurasa kami sudah lelah.
    "oppa, kita makan di kedai ramyun di ujung sana ya" ajak ku pada hongki oppa
    "ah, ne, kajja" ia merangkulku.
    "ahjumma, ramyunnya dua" ucap hongki oppa memesan.
    "ne" ahjumma tersebut menjawab. Dan tak lama setelah kami memesan, akhirnya pesanan kami pun datang juga, kami pun segera melahapnya.
    Setelah kami selesai makan, kami pergi berjalan ketaman, sungguh sangat menyenang kan,, eh ommo, aku melupakan namja evil itu, apa kabar dia?? Aku memikirkannya
    "gyuri~ya, wae?" ucap hongki oppa padaku
    "ah, ani oppa" ucapku tersenyum
    "jinjja? Lalu apa yang kau fikirkan?" ucapnya seakan mengintrogasiku
    "ya!! Oppa , apa kau ingin mengintrogasiku ha?!" ucapku marah , purak-purak sebenarnya, hihi
    "aniyo," ucapnya menggaruk kepalanya
    "oppa babo (merong)" ucapku padanya sambil menjulurkan lidah ku, dia mengejarku, hahaha, sepertinya akan terjadi atraksi kejar-kejaran antara oppa dan yeodongsaengnya :D

    Kyuhyun  P.O.V
    Aku tengah berjalan-jalan di taman bersama eunhyuk hyung dan juan, tapi tak ada gyuri disini, entah lah, seharian ini dia tak ada menghubungiku.
    Mata ku mengitari taman ini, jika gyuri ada disini pasti dia akan sangat senang, ommoo,, apa yang aku lihat ini, bukankah itu gyuri??
    "hyung, coba kau lihat kesana" ucapku pada eunhyuk hyung, menunjuk arah yang ku maksud
    "wae kyu?" ucapnya dan ia mengikuti arah jari ku " ommmoooo, bukankah itu gyuri dan siapa namja itu?" ucap eunhyuk hyung kaget
    "wae oppa?" ucap juan yang baru menghampiri kami ia pun mengikuti arah penglihatan kami. Hana , dul, set….. "OMMOOOOOO, gyuri??" ucapnya kaget dan menutup mulutnya.
    "ya!!! Juan~na, apa kau tau siapa namja yang berada disebelah gyuri itu?" tanya ku pada juan
    "aniyo oppa. Aku tak tau" ucapnya padaku.
    Kami hanya melihat nya dengan diam, sungguh aku tak terima semua ini, berani nya kau bermain di belakangku gyuri~ya. Lihat lah, dia sedang tertawa puas dengan namja itu. Awass kau gyuri tak akan ku biarkan !!!. Aku berjalan kearah mereka, aku tak menghiraukan panggilan eunhyuk hyung dan juan.
    Bugg. Aku meninju namja tersebut.
    "kyu!! Apa yang kau lakukan?" ucap gyuri pada ku.
    "oppa, ireona" gyuri membantu namja tersebut, ciih, bahkan saat sekarang dia membela namja tersebut.
    "gwencaha oppa?" tanya nya pada namja tersebut, namja itu hanya mengangguk
    "ya!! Noe,, berani sekali kau memukulku, memang nya kau siapa ha?!" ucapnya geram padaku dan BUGG.. Dia meninjuku
    "ya oppa!!! Jangan memukulinya, dia namjachinguku" kudengar gyuri tengah berteriak kearah namja tersebut.
    "kyu, gwenchana??" tanya nya padakku membantuku untuk berdiri
    "noe!!! Kau sungguh keterlaluan gyuri~ya, sehariaan kau tak ada kabar, dan sekarang kau tengah berkencan dengan namja lain" ucapku menatap sinis padanya dan namja disebelahnya, kulihat namja tersebut hanya tersenyum melihatku.
    "ya!!!!  Noe namja babo ya!!!" ucapnya membentakku
    "mworago??"ucapku tak percaya
    "jangan menuduh asal seseorang , dia oppa ku!!" ucapnya geram padaku
    "oppa? Aku tak percaya!!" ucap ku marah kearahnya, aku langsung membalikkan badan ku hendak pergi dari pemandangan yang tidak sedap ini.
    "chakkaman." ucapnya pada ku. Tapi aku tak menghiraukannya
    "kyuuuuuu" teriaknya, aku tetap tidak menghiraukannya, ini balasan untuk mu gyuri~ya..
    Aku mendengar ia tengah berlari kearah ku, ciih, itu bahkan hanya taktik mu saja gyuri~ya.
    "kyuuuuuuuuuuuu" ucapnya berteriak, dia menghentikanku dan menggenggam tangan ku
    "wae??" aku berbalik dan CHUP~, ia menciumku tepat dibibirku. Aku kaget dengan perlakuannya ini.
    "mianhae" ucapnya melepaskan ciuman itu dan menunnduk, aku hanya diam tak menjawabnya
    "saranghae kyu" ucapnya menatap lekat mataku
    "mwo?? Apa yang barusan kau bilang?? Aku tak mendengaarnya" ucap ku menggodanya, rasakan kau gyuri
    "mwo?? Aku sudah mengatakannya dengan cukup jelas kyu" ucapnya kesal
    "ani, aku tak mendengarnya"
    "aish, baiklah, saranghae kyu" ucapnya malu
    "mwo??" ucapku seolah tak mendengar
    "ya!!!  CHO KYUHYUN BABO…. JEONGMAL SARANGHAEYOOOO!!!!!!!!!!!" ucapnya berteriak. Aku hanya tertawa melihatnya.
    "hahaha,, baiklah nona CHO GYURI, nado saranghaeyo" ucapku membelai lembut rambutnya.
    "jeongmal??" tanyanya padaku
    "ne, because my love is you gyuri~ya" ucapku menatap lekat wajahnya, dan chup~, aku menciumnya, ia pun membalas ciuman ku itu, akusemakkin mendalami ciuman kami, dan sewaktu aku ingin mendalami nya lagi ada suara cempreng yang menggangguku, tentu saja aku langsung melepaskan ciuman tersebut.
    "ya!! Kyuhyun jangan lakukan di tempat umum " ucap eunhyuk hyung. Ciih tumben sekali ia melarangku.
    "wea hyung? Tumben sekali kau melarangku" ucapku padanya
    "lihat itu" ucapnya menunjuk kearah yang berlawanan. Ommoooo, siapa orang tua itu? Dan bukankah itu oppa nya gyuri. Tunggu , apa mungkin mereka appa dan eomma nya gyuri
    "ne, mereka appa dan eommaku" ucap gyuri seakan tau apa isi pikiranku.
    "dasar anak muda, tak tau tempat umum" ucap mereka kearahku
    "mianhaeyo abeoji" ucapku menunduk.
    "ya!! Kau harus memanggil ku appa, karna sebentar lagi kau akan kunikahkan dengan anakku"
    "mwo?" ucap ku dan gyuri serentak
    Mereka yang ada disini hanya tertawa dan tersenyum melihat kejadian ini.
    ***
    Sekarang aku sedang berada di gereja, ya tepat pada hari ini aku kan melangsungkan pernikahan dengan yeoja yang sangat aku cintai, kini dia telah berada disampingku, Pengucapan janji selesai, walaupun aku tak begitu memperhatikan karena sibuk berperang melawan kegugupanku. Kini aku berhadapan denganya, aku lalu membuka kain yang menutupi wajahnya sehingga aku dapat melihat lekuk wajahnya dengan jelas.Setelan gaun putih di campur perpaduan warna pink merona yang melekat pas di tubuhnya, membuatnya terlihat sangat cantik..
    “silahkan cium pasangan kalian untuk mengekspresikan cinta sejati yang kalian miliki” ujar pendeta itu lembut namun berefek dahsyat.
    Aku tersentak pelan saat tatapan mataku bertemu dengan matanya, dapat kulihat tangannya bergetar gugup . Spontan aku membungkuk untuk meraihnya dan chup~ aku menciumnya. Dapat kudengar suara riuh dari para undangan.
    Tentu saja yang paling heboh adalah hyunh-hyung ku, kkk~ aku akan membuat mereka iri padaku
    "gyuri~ya, aku akan menjagamu sampai akhir hayat ku" ucapku padanya, membelai wajahnya, dan mengecup keningnya. Dia tersenyum kearah ku.
    Tenang saja gyuri~ya, aku kan membuat hari-hari mu bahagia bersamaku. Karna MY LOVE IS YOU ^^


    The End~




No comments:

Post a Comment