My love is YOU
{ch.5}
Author :
comellfischa
Main
Casts
: Lee Gyuri
Cho Kyuhyun Super Junior
Support
Casts
: Han Juan
Lee Hyukjae aka eunhyuk super junior
All members of Super Junior
Lee Hongki
Rating
: All Ages
Genre :
Love/Friendship
Length
: Chapter
Ps: annyeong
readers ^^ , autohr balik lagi nihh, ada yang mau nanyai kabar author nggak ya
?? *nggakpenting. Nah sekarang author terbetin nih part 5 nya, penasaran
gag?? Check this out :D
HAPPY READING YAAWW
^^
RCL!!!
Someone
P.O.V
Aku ingat akan
kesalahanku pada 8 tahun yang lalu, dan mengakibatkan
putri tunggalku pergi meninggalkan rumah..
putri tunggalku pergi meninggalkan rumah..
Flashback 8 tahun yang lalu…
"ya!!
Apa kerjaan mu diluar sana ha?! Kau tak pernah memperhatikan anak kita dan
juga urusan rumah tangga ini, kau hanya bisa menghamburkan uang dan pergi
berkumpul bersama teman-temanmu!"ucapku penuh amarah kepada seorang yeoja
yang statusnya adalah istriku.
"ya!!
Mengapa kau memarahkanku dan menyalahkan ku, apa kau tak sadar ha, kau yang
tidak memperhatikan anak kita, kau sibuk dengan bisnismu, kau juga tak pernah
ada waktu untuk kami , kau juga tak pernah memperhatikan kami ataupun
menanyakan keadaan kami" ucapnya padaku tak kalah emosi
"kau
tau , aku bekerja untukmu dan untuk anak kita apakah itu tak cukup?!"
balasku emosi
"kau
kira dengan kau selalu bekerja dan mendapatkan uang banyak dapat membahagiakan
kami ha?!"hardiknya padaku
"bukan
kah dengan uang itu kau juga bersenang-senang dengan teman mu. Ciih, kau saja
tak becus menjadi istri, mengurus pekerjaan rumah tangga saja kau tak bisa,
memasak pun kau tak pernah, bahkan menjaga anak kitapun kau harus
menitipkannya pada pembantu, istri macam apa kau ini?!" ucapku penuh
amarah. Dia yang mendengar perkataan ku itu sudah kulihat menitikkan air
matanya.
"kau!!!,
aku bersenang-senang dengan temanku untuk menghilangkan stres ku karnamu, kau
yang selalu pulang terlambat, kau yang selalu berada di luar, kau yang selalu
di gosipkan berselingkuh dibelakangku, aku bersenang senanng hanya untuk
menghilangkan pikiran ku tentang itu, dan kau bilang aku istri tak becus? Asal
kau tau, aku sudah berusaha mengurus pekerjaan rumah tangga ini, dan asal kau
tau setiap malam aku sudah menyediakan masakan untukmu, tapi apa? Kau selalu
pulang larut malam dan langsung tidur, kau bilang aku tak menjaga anak kita?
Cih, kau yang tak pernah sekali pun menjaga anak kita, aku selalu menemani nya
bermain, aku yang selalu mendengarkan keluh kesahnya , aku menitipkan dia
kepembantu karna aku tak sanggup harus mengurusnya sendiri. Kau namja yang tak
bertanggung jawab, kau seorang appa yang tidak pernah menyayangi anakmu , kau
namja yang brengsek!!!"ucapnya meledak diiringi tangisnya. Plakkk!! Aku
menamparnya, aku tak tau apa yang aku lakukan, tangan ku bergerak sendiri menampar
istriku sendiri, tanpa ku tahui, putriku melihatnya.
"appa!!
Apa yang kau lakukan pada eomma?? Kau jahat!!!" ucapnya ketika melihat ku
menampar istriku, dan ketika itu juga kulihat dia langsung pergi meninggalkan
rumah.
"kau
puas dengan apa yang sudah kau buat?" kini yeoja yang berstatus sebagai
istriku hanya menatapku penuh kebencian
"mi,miianhe,
aku tak sengaja" ucapku berusaha memegang tangannya, tetapi dia menepis
tanganku dan langsung pergi. Aku merasa bersalah kepada mereka, aku hilang
kendali,,,,
"Aahhhhhhhhhh,,
apa yang sudah kulakukaannn ????" ucapku memukul kepalaku
Flashback end…
Toktoktok, seseorang mengetuk pintu ruanganku
dan segera kusuruh dia masuk, ternyata dia adalah seorang anak muda
kepercayaan ku, yang kusuruh mencari keberadaan putriku.
"berhasilkah
kau menemukan kediaman putriku sekarang?" ucapku pada padanya.
"ne sajangnim,
aku telah berhasil menemukannya, sekarang dia tinggal di sebuah apartemen yang
berada di tengah kota seoul" ucapnya padaku
"apakah dia
tinggal sendirian?" tanya ku padanya
"ne sajangnim,
tetapi terkadang sahabatnya menginap disana" ucapnya lagi
"eo, baiklah,
kau awasi saja dia terus, jika aku memintamu untuk membawa nya pulang, kau
harus segera membawanya" titah ku padanya
"ne sajangnim,
akan saya laksanakan" ucapnya dan keluar dari ruanganku.
"Appa sangat
merindukanmu, kenapa kau harus pergi dari rumah seperti ini? Tak taukah kau
appa sangat meyesal waktu itu , appa dan eomma mu sudah kembali akur seperti
dulu, kami sangat merindukanmu" ucapku lirih sambil menatap sebingkai
photo yang disana ada aku, istriku,dan seorang putri cantikku, tapi ia pergi
dari rumah karna kesalahanku, dan tak pernah kembali lagi. Ia pergi 8 tahun
yang lalu , saat itu usianya 10 tahun, usia yang sangat dini .
Setelah satu tahun
kejadian itu berlalu, aku dan istriku mencoba berdamai dan manjalani kehidupan
yang rukun kembali, dan setelah itu aku berusaha mencari keberadaan putri
kami, tetapi hasilnya nihil, aku sempat putus asa , tapi istriku selalu
menyemangatiku, dan sekarang aku telah berhasil menemukannya. Aku harap kami
bisa berkumpul seperti dulu lagi.
Gyuri
P.O.V
Tak terasa hubungan
ku dengan kyuhyun sudah memasuki 1 tahun, tentu saja itu tidak mudah, karna kami sering bertengkar karna
berita-berita miring tentang kyuhyun. Juga dia selalu cemburu jika aku berada
di kampus bersama teman-temanku, ya sekarang aku sudah menjadi mahasiswi
disalah satu universitas di seoul yaitu kyunghee univercity. Aku mengambil
jurusan modern music, eo, aku juga satu university dengan sahabatku juan dia
mengambil jurusan modern dance, dia memang sangat lincah menari, dan kalian
tau dia sekarang sudah menjadi yeojachingu dari eunhyuk oppa, aku tak akan
menceritakannya, haha. Itu cerita yang sangat panjang, asal kalian tau, mereka
berdua selalu kelihatan mesra jika berada didepan kami semua, tapi jika sudah
berdua, mereka akan selalu berdebat tentang masalah dance, memang pasangan
yang aneh, Tapi taukah kalian, mereka itu pasangan yadong, juan sudah tertular
sifat jelek dari namjachingunya itu,ckck. Sedangkan dua sahabatku na reul dan
hyomin mereka memutuskan untuk kuliah ke paris, disana na reul mengambil
jurusan design,dan masalah cintanya na reul masih tetap menjalin hubungan
dengan changmin oppa, merekalah yang umur cintanya sudah sangat lama diantara
kami semua dan hyomin mengambil jurusan kedokteran, hyomin memang pintar dari
dulunya, dan masalah hubungannya dengan jinki oppa tetap berlanjut, jinki oppa
dan hyomin adalah type orang yang sama-sama penyabar, dan itu yang membuat
hubungan mereka bebas dari pertengkaran. Aaa, aku kangen dengan mereka
berdua..
Dan tentang hubungan ku dengan kyuhyun,, hmm
aku sangat senang , karna kami telah menjadi diri kami masing-masing, kami
juga sering bertengkar hanya dikarenakan game saja, memang seperti anak kecil,
tapi dengan itu kami menjadi lebih dekat, hehe. Dan masalah boyband, sekarang
aku mulai menyukainya, eiiitss, aku hanya menyukai boyband dari namjachingu ku
saja yaitu SUPER JUNIOR, kekekeke.
***
Sekarang aku sedang
berada di taman kampus memainkan psp ku sambil menunggu chingu ku selesai
dengan mata kuliah nya.
"aaaaaaaaaaaaaa"
aku mendengar seseorang berteriak sambil lari kearahku, aku semakin
menyipitkan mata ku agar bisa melihat jelas siapa yang datang, dan kalian tau
siapa yang datang? Dia adalah yeojachingu dari seorang monyet, wkwkwkwk
"gyuriiiiii"
teriaknya lagi , dan kiini dia telah berada disampingku, napasnya tak
beraturan , tentu saja , dia habis lari-lari .
"wae? Kenapa
kau lari-lari seperti itu?" tanyaku padanya
"hahaha, ani,
aku hanya ingin cepat sampai saja kesini, kau tau kan gedung kampus ku,
terletak di sebelah kanan dari kampus utama, dan memerlukan waktu yang lama
jika aku berjalan santai kesini, maka dari itu aku berlari" ucapnya
sambil mengatur kembali napasnya itu.
"mwo?? Aish ,
noe babo ya" ucapku menjitak kepalanya
"ahh,
appo" ringisnya
"kenapa kau
tidak mengirim ku pesan saja, agar kita bertemu didepan gerbang" tanyaku
padanya
"hehe, aku tak
membawa handponku, handponku tertinggal" ucapnya cengingisan
"babo"
ucapku padanya
"ya!! Jangan
memanggilku babo"ucapnya kesal padaku
"terserahku"
jawabku acuh
"aiiss, dasar
evil yeoja" ucapnya
"mwo? Apa kau
bilang?" ucapku tak percaya
"ne, kau sama
saja evil seperti namjachingumu itu" ucapnya meledekku
"ya!!!
Terserah kau saja, aku tak ingin disamakan dengannya" ucapku
"ne arraseo,
hmmp, bagaimana kalau kita sekarang ke dorm mereka, aku sangat merindukan
oppa-oppa itu" ucap juan padaku
"kau
merindukan mereka semua atau hanya merindukan namjachingumu?" ucapku
menyindirnya
"tentu saja
semuanya, dan kau apa tidak merindukan kyuhyun oppa?" tanya nya padaku
"ani"
ucapku mantap, hahaha
"jinjja? Aku
tak percaya" cibirnya padaku
"aish,
sudahlah, kajja kita kesana" ucapku menyeret (?) nya
***
"oppaaaa"
teriak juan ketika kami berhasil memasuki (?) dorm super junior
"ya!tak
bisakah kau tidak berteriak, setiap datang kemari kau selalu teriak" ucap
sungmin oppa yang sedang menonton tv
"hehehe, itu
sudah menjadi tradisi setiap aku memasuki alam gaib ini oppa" ucap juan
terkikik yang mendapat jitakan dari eunhyuk oppa yang ntah dari mana datangnya
"ah,
appo" ringis juan sambil mengelus kepalanya
"alam gaib?
Apa maksudmu?" ucap eunhyuk oppa tajam kepada yeojachingu nya ini
"ah, ani
oppa" jawab juan tersenyum paksa, ck sungguh aneh mereka.
"ada gerangan
apa kalian kesini?" donghae oppa yang keluar dari kamar nya langsung
bertanya kepada kami
"hmm, hanya
ingin berkunjung saja oppa" ucapku menjawab pertanyaan donghae oppa
"eo, kalau kau
ingin mengunjungi kyuhyun sayangnya dia tidak ada di sini, dia sedang ada
penampilan bersama yesung dan wookie hyung di mubank" donghae oppa
menjelaskan
"ah, ani oppa,
aku tidak ingin mengunjungi namja babo plus evil itu" ucapku penuh
keyakinan
"jinnja??"
ucap donghae oppa
"ne"
jawabku mantab
"kyunniieeeeeee,
yeojachingumu tak ingin mengunjungi namja babo plus evil sepertimu….."
donghae oppa berteriak didalam dorm, mwo?? Apa maksudnya?? Mengapa dia
memanggil kyu?? Bukankah kyu tidak ada di dorm,, aish jinjja, aku pasti di
kerjai oleh ikan mokpo ini, -_- matilah aku.
Dan ketika itu juga
aku mendengar derap langkah kaki yang mendekati ku, aku segera berbalik,
glepp, aku menelan air liurku, yang benar saja, namja ini sekarang berada
didepanku, aku hanya bisa tersenyum kecut melihatnya, sedangkan dia menatap
nanar kearahku. Oh my… tolong aku T_T
"kau serius
tidak ingin bertemu dengan namja babo plus evil ini gyuri~ya" ucapnya
berjalan mendekatiku
"eo,,, a,ani,,
bukan itu maksudku"ucapku mencoba menghindar dari nya dengan berjalan
mundur
"jinjja?? Lalu
apa maksudnya?" ucapnya tersenyum evil kearahku, dan semakin lama dia
semakin mendekat ke arahku, dan sialnya, sekarang aku sudah menabrak dinding,
dan tak bisa mundur lagi, dia semakin mendekatkan wajahnya ke arah ku,
"n,ne"
ucapku gugup karna sekarang wajahnya hanya berjarak beberapa centi dari
wajahku
"eo"
ucapnya dan mendekatkan kembali wajahnya, tentu saja aku langsung menutup
mataku, dan tak ada reaksi apapun darinya, dia malah menjiitakku, dan tertawa
lebar,, aish, namja satu ini mengerjaiku. Dan dapat kulihat semua isi dorm ini
menertawaiku -_-
"bufffhahhahahahahahaha,,
kau berharap aku mencium mu yeoja babo?" ucapnya dan kembali tertawa
"ya!!! Siapa
yang berharap dicium oleh namja sepertimu" ucapku kesal, dan saat itu juga dia berhenti tertawa dan menatapku tajam
"kau yakin lee
gyuri?" ucapnya dengan senyum evilnya itu dan kembali mendekatiku, awas
ko cho kyuhyun, aku tak mau dipermalukan lagi oleh mu.
"ne, aku
sangat yakin cho kyuhyun" ucapku membalasnya dan mendekatinya seperti
yang ia lakukan tadi, see? Dia terkejut dengan sikap ku, haha
"kau ingin
bermain-main rupanya dengan ku" ucapnya kini yang telah berada tepat
didepan ku dan ia menggerakkan tangannya membelai kepalaku dan singgah di
leherku
"kalau ia,
kenapa?" ucapku membalas perlakuannya. Dapat kulihat seisi dorm itu
melihat dengan tatapan tak percaya dengan apa yang mereka lihat saat ini.
"biaklah kalau
itu maumu nyonya cho" ucap nya sinis dan menekankan kata-kata terakhir,
kini tangan nya mendekatkan wajahnya dengan wajahku, dan saat ini hidung kami
saling ketemu (?), dapat kurasakan hembusan napasnya menerjang wajahku, ah,
aku bisa gila jika begini terus, aku tak ingin terbawa suasana, tapi aku ingin
mengerjai mu cho kyuhyun, hahaha. Aku menutup mataku agar dia kira aku terbawa
suasana, dan tepat dugaan ku, kini bibirnya sudah menyentuh ujung bibirku, aku
ingin sekali bibir ini, ah tenang kan dirimu gyuri, bukankah kau ingin
mengerjainya?, hana, dul, set, …
grrrrk, aku menggigit bibirnya kuat
"awwww"
teriaknya kesakitan.
"hahahahahha,
bagaimana rasanya tuan cho?" ucapku penuh kemenangan, dapat kulihat seisi dorm kini tengah tertawa
dengan kejadian tadi
"yaa!!!! Apa
yang kau lakukan ha?" ucap kyu kesal padaku
"aku hanya
ingin membalasmu" ucapku datar
"aish,
michoseo" ucapnya dan langsung memasuki kamarnya, dan kudengar pintu itu
dibanting keras olehnya, wae?? Apa aku keterlaluan??
"gyuri~ya ,
apa yang kau lakukan??" juan pun menghampiriku
"a,ani, aku
hanya ingin bermain dengannya" ucapku polos
"kau sudah
membuat nya marah, ayo minta maaf" ucap juan padaku
"wae?"
ucapku tak terima
"ya!! Kau ini
mengapa kau menggigit bibirnya ha?! Padahal jika kalian berciuman aku akan
mendapat tontonan gratis"ucap eunhyuk hyung asal dan mendapat jitakan
dari juan
"ah appo,
chagi" ucapnya mengelus puncak kepalanya itu
"yaa!! Oppa,
tak bisakah pikiran yadong mu itu dihilangkan sejenak" ucap juan sebal
pada namjachingunya itu
"ah ne,
mianhe" ucapnya bergelayut manja pada juan
"kau
seharusnya tak seperti itu saeng~ah, kau membuatnya marah" ucap donghae
oppa lembut kepada ku
"bukan begitu
maksudku oppa" ucapku merasa bersalah
"sekarang
masuklah kekamarnya, dan minta maaf" kini sungmin oppa yang bersuara
"haruskah
oppa" tanya ku kepadanya dengan muka polos ku
"H-A-R-U-S"
ucapnya lagi penuh dengan penekanan.
"ne, arraseo
oppa" ucapku berjalan kearah kamar kyu, ada perasaan bersalah juga
padanya, tapi aku juga takut harus kekamarnya. Kalau dia berbuat macam-macam
bagaimana?? Oh my… ottokhe??
Kyuhyun P.O.V
Aku mendengar suara
yeoja yang kucintai diluar, tapi aku malas untuk keluar, aku ingin
mendengarkan perbincangan mereka ,dan kudengar donghae hyung berbohong tentang
keberadaan ku, hahaha hyung ku yang satu ini memang paling cerdas jika tentang
masalah percintaan dan barusan kudengar bahwa gyuri bilang dia tak ingin
mengunjungi ku, dan dia mengatai ku babo dan evil,, cihh, dasar yeoja bisanya
hanya berbohong.
"kyunniieeeeeee,
yeojachingumu tak ingin mengunjungi namja babo plus evil
sepertimu….."kudengar teriakan donghae hyung dari luar, aku segera saja
keluar dari kamarku dan berjalan kearah yeojachinguku yang menyebalkan itu,
dan ketika dia berbalik dia hanya tersenyum kecut kearahku, sedangkan aku
menatapnya nanar.
"kau serius tidak ingin bertemu dengan
namja babo plus evil ini gyuri~ya"ucapku berjalan mendekatinya
"eo,,, a,ani,,
bukan itu maksudku"ucapnya mencoba menghindar dari ku dengan berjalan
mundur
"jinjja?? Lalu
apa maksudnya?" ucapku tersenyum evil kearahnya, dan semakin lama aku
semakin mendekat ke arahnya, dan sekarang dia sudah menabrak dinding, dan tak
bisa mundur lagi, aku semakin mendekatkan wajahku ke arah nya,
"n,ne"
ucapnya gugup karna sekarang wajahku hanya berjarak beberapa centi dari
wajahnya
"eo"
ucapku dan mendekatkan kembali wajahku padanya, dan sekarang dia menutup mata,
sepertinya dia menunggu reaksi yang aku lakukan padanya, dasar yeoja babo,
tentu saja tak ada reaksi apapun karna aku memang tak berniat menciummu,aku
hanya menahan tawaku saat ini, karna tak tahan dengan reaksinya seperti ini
aku langsung menjiitaknya, dan setelah itu aku tertawa lebar,, hahaha sungguh
asik jika mengerjainya. Dan dapat kulihat semua isi dorm ini menertawainya
"bufffhahhahahahahahaha,,
kau berharap aku mencium mu yeoja babo?"ucapku padanya dan melanjutkan
tawaku
"ya!!! Siapa
yang berharap dicium oleh namja sepertimu" ucapnyakesal, dan saat itu juga tawaku terhenti dan
menatapnya tajam
"kau yakin lee
gyuri?" ucapku dengan senyum evilku itu dan kembali mendekatinya
"ne, aku
sangat yakin cho kyuhyun" ucapnya dan aku kaget dia membalas perlakuan
ku, kini juga dia berjalan mendekatiku, ciih, ternyata kau ingin bermain-main
denganku
"kau ingin
bermain-main rupanya dengan ku" ucapku kini yang telah berada tepat
didepan nya dan aku menggerakkan tanganku membelai kepalanya dan singgah di
lehernya, ayolah gyuri~ya, kau tidak akan bisa bermain dengan ku
"kalau ia,
kenapa?" ucapnya membalas perlakuanku, eoo, ternyata ia sungguh-sungguh
ingin bermain denganku, dan seisi dorm kini melihat adegan ini rupanya.
"biaklah kalau
itu maumu nyonya cho" ucap ku sinis dan menekankan kata-kata terakhir,
kini tangan ku mendekatkan wajahnya dengan wajahku, dan saat ini hidung kami
saling ketemu (?), ah ommoo. Kalau begini terus aku yang akan gila , aku akan
mudah terbawa suasana . Dan tak lama setelah itu tepat sekali kini bibirku
sudah menyentuh sudut bibirnya, aku ingin sekali memiliki bibir ini, mungkin
aku akan menciumnya saat ini, tapi semua keinginanku buyar karna aku merasakan
sakit di bibirku, aish yeoja sialan, dia menggigit bibirku.
"awwww"
teriakku kesakitan.
"hahahahahha,
bagaimana rasanya tuan cho?" ucapnya penuh kemenangan, dapat kulihat seisi dorm kini tengah tertawa
dengan kejadian barusan, aish, kau sungguh keterlaluan gyuri.
"yaa!!!! Apa
yang kau lakukan ha?" ucap ku kesal padanya
"aku hanya
ingin membalasmu" ucapnya datar. Mwo?? Apa yang barusan ia katakan :/
"aish,
michoseo" ucapku dan langsung memasuki kamarku, ku banting pintu itu
keras , dia sungguh keterlaluan. Seenak jidatnya saja menggigit bibirku.
Aku mendengar dari
kamarku bahwa saat ini dia tengah di marahi sepertinya oleh hyungku. Ciih,
biarkan saja dia itu, aku tak peduli.
Tak lama setelah
itu aku mendengar yeoja itu mengetuk pintu kamarku. Aku langsung saja tidur
diranjangku dan menutupi tubuh seksi (?) ku dengan selimut.
"kyuuu,
mianhe, aku tak bermaksud seperti itu" ucapnya dari arah pintu, biarkan
saja dia seperti itu, aku malas bertemu dengannya.
"kyu, jenal
mianhe, boleh aku masuk?" ucapnya lagi, tapi aku tak menggubrisnya
"kyu ayolah,
aku boleh masukkan?" ucapnya sekali lagi, dasar yeoja babo, kau tentu
saja bisa masuk, pintu nya saja tidak kukunci. Tapi aku tetap tidak
menggubrisnya, kini kudengar pintu kamar itu terbuka, berarti dia sekarang
sudah memasuki kamarku.dan ku dengar derap langkah kakinya berjalan
mendekatiku, dan sekarang dapat kurasakan ia telah duduk disamping ku
"kyu,
mianhe" ucapnya mengguncang tubuhku
"shireo"ucapku
dibalik selimutku
"ya kyu, jebal
mianhe" ucapnya sekali lagi
"shireooo"
ucapku kembali
"kyu, ayolah
maafkan aku, aku akan melakukan apapun untukmu" ucapnya sambil tetap
mengguncang tubuhku. Mwo?? Melakukan apapun?? Ini kesempatan yang baik bukan,
kekekek~
"jinjja?"
ucapku sekarang membuka selimutku dan aku duduk menatapnya
"ne"
ucapnya tersenyum
"kalau begitu,
aku mau ….." ucapku mengeluarkan evil smile ku
"mau
apa?" sahutnya
"popo"
ucapku menunjuk bibir ku, dapat kulihat kini dia menatapku tak percaya
"andweee"
ucapnya memalingkan mukanya
"wae? Bukan
kah kau tadi mengatakan kau akan melakukan apa saja? Kalau kau tak ingin
melakukannya aku tak akan memaafkanmu" ucapku
"eo, baiklah
akaan kulakukan" ucapnya menunduk,
lalu aku mentapnya, dan chu~ sekilas dia mencium bibirku.
"sudahkan?"
ucapnya tidak berani menatapku, haha, aku suka dengan wajahnya yang memerah
seperti ini. Aku memegang wajahnya dan menghadapkan nya kearah wajahku.
"bukan seperti
itu chagi" ucapku lembut, dia hanya menatapku bingung, aku semakin
mendekatkan wajahku dan wajahnya, dapat kulihat sekarang dia memejamkan
matanya, sungguh aku ingin sekali melumat bibir mungilnya ini. Chup~, kini
bibirku telah menyentuh bibir mungilnya, entah setan apa yang memasuki
tubuhku, ciuman ini terasa hangat, aku menyapu bibirnya dengan lidahku,
menandakan aku ingin menjelajahi mulutnya itu, dan dia mengerti dengan hal
itu, ia membuka mulutnya yang membuat aku lebih leluasa menikmati ciuman itu,
ntahlah apa yang kurasakan saat ini, seperti sengatan listrik yang lembut,
yeojachinguku membalas ciuman ku ini, ciuman kami bertambah dalam, aku
membawanya untuk merubah posisinya tidur, agar aku lebih leluasa mendalami
ciuman kami, kini dia mendesah karna ciuman itu, sungguh aku tak tahan dengan
ini, kini tangan ku menelusup kedalam baju nya yang tipis, dan mata nya
terbuka ketika itu, aku hanya tersenyum halus kearahnya, dan dia membalas
senyuman itu, aku melanjutkan ciuman kami itu, dan ketika aku ingin
melanjutkan aktifitasku, ada sebuah cahaya yang mengagetkan ku dan gyuri,
tentu saja kami menghentikan aktifitas tersebut, dan kalian tau, Cahaya itu
berasal dari kamera blitz eunhyuk hyung, dia hanya tertawa dan segera keluar
dari kamarku, dan baru kusadari bahwa pintu kamar ku sedari tadi tidak
ditutup. Mwo?? Berarti mereka melihat kejadian tadi, aish, sungguh memalukan .
Dapat kulihat gyuri hanya menunduk menyembunyikan rasa malunya, dan kulihat
kini pipinya sudah seperti tomat. Aish, cho kyuhyun apa yang barusan kau
lakukan
"ottokhe?"
ucapnya lirih padaku, aku tau saat ini dia pasti malu, terlebih jika aku
mengajaknya keluar kamar dan bertemu dengan hyung-hyungku itu.
"eo,
gwencana" ucapku berusaha tersenyum kearahnya, dia pun tersenyum
kearahku, sungguh aku sangat mencintai yeoja yang berada di depanku ini
Aku segera
mengajaknya keluar dari kamarku, dan kini dapat kulihat semua yang berada di
dorm ini menatapku dan gyuri dengan senyum yang mengembang, entah senyum apa
yang sedang mereka perlihatkan.
"ommooo,
ternyata magnae kita sudah besar" donghae hyung membuka suaranya, sontak
membuat ku merasa malu
"sebaiknya
jika ingin melakukan itu, kalian segeralah menikah, kekeke" kini sungmin
hyung yang berbicara dan mendapat respon tawa dari seluruh orang di dorm ini,
ku lihat gyuri hanya menunduk dan mukanya kini telah berubah menjadi kepiting
rebus. Aishhh, sungguh menyebalkan mereka semua.
"kyu,, apa
rasanya? Mengapa kau tidak melanjutkannya?"aku tau siapa yang berbicara
sekarang ini, siapa lagi kalau bukan hyung ku yang yadong itu.
"ya!!! Hyung
kau ingin membuatku lebih malu ha?! Kalau kau ingin melakukannya, dan ingin
tau rasanya, lakukan saja dengan yeojachingumu itu" ucapku sebal
kearahnya, juan yang mendengar itu hanya menatapku tak percaya, biarkan saja
"ya!!! Apa
yang barusan kau katakan?" ucapnya tak kalah sebal, aku hanya menatapnya
tajam
"chagi~ya, apa
kau ingin melakukannya dengan ku?" ucap eunhyuk hyung kepada juan, ciih
dasar hyung tak tau malu
"oppaa!!!"
juan memukul kekasihnya itu, rasakan kau hyung.
"hahahahaa,
sudah lah, kalian semua jangan bertengkar, kyu kau membuat ku iri saja"
ucap teuki hyung yang entah dari mana ia datang,
"eh, mianhe
hyung" ucapku menggaruk kepalaku yang tidak gatal
"lain kali,
kau tutup dulu pintu kamar mu itu" wookie hyung berbicara geli
"eh,, ini
salah gyuri hyung, mengapa dia tak menutup pintunya" ucapku kesal beralih
ke gyuri
"mwo??? Apa
yang kau bilang??, Itu salahmu tau, mengapa kau melakukann ….." gyuri
tidak melanjutkan kata-katanya, sepertinya ia masih malu, masalahnya ciuman
ini dilihat oleh seluruh warga (?)
"hmm, ne,
mianhe" ucapku padanya merasa bersalah
"ne,
sudahlah" ucapnya padaku " ya oppaa!!! Apa kalian tidak pernah
melihat kejadian tadi ha?!" lanjut gyuri membuka suaranya dan menatap
tajam ke arah semua hyung-hyungku, sepertinya iblis versi yeoja kembaran ku
ini telah keluar dari kandangnya (?)
"ah,
anniii" ucap semua serentak. Kekeke, jika gyuri sudah begini tidak akan
ada yang berani menatapnya. Dan mereka semua kembali kehabitatnya
masing-masing
"hahaha, kau
hebat chagi~ya, sifat aslimu keluar juga pada saat-saat seperti ini"
ucapku mengelus puncak kepalanya. Ia hanya tersenyum, lee gyuri, aku tak akan
menyia-nyiakan gadis seperti mu
Author
P.O.V
Setelah puas
berkumpul dengan para oppadeul, gyuri dan juan akhirnya pun pulang.tetapi
mereka tidak diantar oleh namjachingu mereka, mereka lebih memilih pulang
sendiri dengan berjalan kaki, dan ditengah perjalanan juan pun berpisah dengan
gyuri, karna letak apartemen yang berbeda arah *kayak nyeritain dongeng -_-
|plak . Gyuri jalan dengan santainya dalam perjalanan pulang, tetapi dia
merasa ada yang mengikutinya. Karena merasa takut gyuri pun mempercepat
langkanya, cepar,cepat,cepat, dan semakin cepat. Dan tiba-tiba ada yang
memegang pundak gyuri dari belakang.
"kyaaaaaaaaaaaaaa"
gyuri berteriak karena kaget pundaknya dipegang oleh seseorang, dia pun
berbalik melihat seorang namja yang tak dikenalnya kini tengah berada
didepannya, namja itu menggunakan pakaian serba hitam dan memakai masker
*ayotebaksiapa?? :D
"nu,nu,nuguseyo?"
gyuri bertanya dengan gugupnya, tapi pria tersebut tidak menjawabnya.
"ya!!
Nuguseyo!!" ucap gyuri lantang, namja tersebut tetap tidak menjawabnya,
ia malah mendekati gyuri, dekat,dekat,dekat,dan semakin dekaaaaaat *apaansih?
-_-
"merooongggggg"
ucap namja tersebut sambil melepas maskernya
"mwo???
Noe!!!" ucap gyuri tak percaya
"wae?? Kau
ketakutan ha?"ucapnya dengan evilsmile nya
"a,ani,, aku
hanya…" ucap gyuri bingung
"hahahaha,
bilang saja kau takut, aku ingin mengantar mu pulang, aku takut jika
yeojachinguku yang babo ini di culik oleh vampir"ucap namja tersebut yang
tak lain dan tak bukan adalah namjachingu gyuri , cho kyuhyun
"mwo?? Babo??
Kau yang babo" ucap gyuri tak terima "eo, vampir kau bilang?? Mana
ada dijaman ini vampir, mungkin kaulah vampir tersebut" lanjut gyuri
"eo, aku
vampir yang tampan bukan?" ucap kyu menggoda gyuri
"ah, ne,
sangaaaaaaaat tampan jika dilihat dari namsan tower melalui pipet"ucap
gyuri mengejek kyu, dan kyu hanya mendengus kesal
"terserah kau
sajalah, yang penting aku akan menemani pulang, kajja" ucap kyu sambil
menyeret (?) gyuri.
Tak jauh dari sana
ada seorang pemuda yang mengamati mereka dari jauh, ia pun mengikuti gyuri dan
kyu dari belakang.
***
"nah ,
sekarang sudah sampai, sekarang masuklah" ucap kyu ketika sudah berada di
depan apartemen gyuri
"ne" ucap
gyuri hendak masuk kedalam apartemennya , tapi dia berbalik kembali "hmm,
gomawo kyu" ucapnya tersenyum pada kyu.
"cheonmaneyo,
masuklah, aku akan pergi setelah kau masuk" ucap kyu membalas seyuman
gyuri
"ne,annyeong"
ucap gyuri pamit dan ia pun masuk kedalam apartemennya, kyu yang melihat
yeojachingunya telah masuk pun melangkah pergi.
Disisi lain,
seorang namja yang mengikuti mereka (read:kyu&gyuri) menunggu kepergian
kyu, agar dia dapat mengunjungi gyuri. Karena ia tidak melihat sosok kyu lagi,
ia pun berjalan menuju pintu apartemen gyuri. Ia meletakkan sebuah kotak
berbungkus plastik kado boneka teddybear *adayaterorkayakgitu,ckckck
Setelah meletakkan
kotak tersebut, namja itu memencet bel apartemen gyuri, setelah itu ia
melarikan diri *apa yang terjadi disini? |readers:gue gag tau -,| mana mungkin
lo tau :p |readers:cepetan lanjut!!! |ia ia :(
Someone
P.O.V
Kringkringkring, telepon ku berbunyi *jelek
amat tu nada
"yoboseo"ucapku
"saya sudah
melakukan perintah sajangnim, saya sudah meletakkan barang-barang tersebut
didepan pintu apartemen gyuri" ucap seseorang dari seberang
"eo,baiklah,
kau memang bisa ku andalkan" titititit
sambungan telepon pun terputus.
"ku harap jika
kau melihat isi nya, kau akan segera pulang nak" ucapku lirih
Gyuri
P.O.V
Eh? Siapa yang
bertamu malam-malam begini? Kyuhyun kah? Bukan kah tadi dia bilang akan pulang
jika aku sudah masuk? Batinku berbicara. Aku langsung menuju pintu
apartemenku, setelah aku mebukanya, tak ada siapa-siapa yang kutemui, ketika
aku ingin menutup pintu, aku melihat sebuah kotak yang berada di depan pintu
apartemenku, aku segera saja membawanya masuk.
Kotak ini sungguh
aneh, berbungkus plastik kado boneka teddybear, mengingatkanku akan masalalu.
Aku segera membukanya, oh my…. Aku sangat kaget setelah melihat isi kotak
tersebut
"ige
mwoya??" ucapku tak percaya, aku mengeluarkan semua isi dari kotak
tersebut, dikotak tersebut ada sisir yang selalu aku gunakan bersama eommaku,
ada gameboy lamaku yang aku gunakan untuk menunggu kepulangan eomma, ada
boneka barbie yang terakhir di beri eomma sebelum aku pergi dari rumah, dan
ommooo, ini photo appa dan eomma ku.. Aku melihat photo itu dengan seksama,
tanggal cetak photo itu adalah dimana setahun setelah aku meninggalkan rumah.
Apakah mereka sudah berdamai?? Aahhhhh, apa peduliku, appa itu orang
jahattt!!!. Setelah aku mengeluarkan semuanya, aku menemukan surat kecil yang
berada dibawah letak photo tersebut. Aku membukanya untuk segera aku baca
Gyuri~ya,,
Apa kau masih mengingat kami??
Kami merindukanmu nak, pulanglah.
Appa dan eomma mu sudah menjalani
kehidupan yang lebih baik lagi.
Kami ingin kau melihat kami yang
sekarang.
Maafkan appa mu yang babo ini, appa saat
itu khilaf.
Kau masih ingat temtap tinggalmu kan
nak?? Kau masih ingat kenangan semua itu??
Pulanglah, kami menunggumu dirumah ^^
Mianhaeyo jika kami selama ini
menyia-nyiakanmu
Appa dan eomma menyayangimu ^^
Aku meneteskan air
mata setelah membaca surat itu, jujur aku merindukan mereka, tapi aku belum
ingin menemui mereka. Aku senang jika mereka sudah berdamai, aku sungguh sudah
memaafkan appa ku, aku bukan tipe orang yang pendendam. Tapi , aku malas untuk
bertemu dengan mereka saat ini. Aish,sudah lah, aku pusing jika memikirkannya.
Aku segera membereskan barang-barang tersebut dan bergegas tidur.
***
Pagi ini aku
bergegas untuk berangkat ke kampus, aku tidak berangkat bersama juan, karna
juan bilang hari ini dia akan diantar oleh eunhyuk oppa.
Aku berjalan di
pinggiran jalan kota seoul, sungguh pagi yang cerah membuat uadara yang di
hirup sangat segar. Di tengah perjalanan aku tak sengaja menyenggol seorang
namja, yang membuat buku-buku yang di pegangnya berjatuhan.
"eo,mianhaeyo"
ucapku pada nya membungkuk.
"gwenchana"
ucapnya membereskan buku-bukunya yang terjaatuh, lalu ia berdiri menghadapku
dan tersenyum, ommoo senyumnya manis
jugak. Aish lupakan gyuri.
"sekali lagi
mian, aku tak sengaja" ucapku membungkuk
"hahaha,
sudahlah, tak apa-apa" ucapnya tersenyum "aku duluan" ucapnya
lagi dan melanjutkan langkah kakinya.
Huh, sukurlah dia
bukan tipe orang yang suka memperpanjang masalah. Aku tentu melanjutkan
kembali perjalananku menuju kampus.
***
"yayaya, apa
yang kau lakukan?" ucapku pada seorang namja yang tak ku kenal, baru saja
aku keluar dari apartemen ku sudah ada seorang namja yang langsung menarik
tangan ku
"ikuti saja
aku" ucap nya santai sambil menggenggam tangan ku.
"SHIREO!!!!!!!!!!"
ucapku berusaha melepaskan tangan nya dari tangan ku, tapi percuma saja dia
terlalu kuat. Dia menarikku masuk kedalam mobil sportnya, aish, dasar namja
menyebalkan. Aku memperhatikan namja ini, ommo, aku ingay sekarang dia namja
yang tempo lalu aku tabrak.
"noe…!"
ucapku menunjukknya
"wae?"
tanyanya tanpa memandangku, ia fokus dengan jalanan.
"ya!!! Kau
yang waktu itu kan? Namja yang ku tabrak tempo lalu. Kenapa kau membawa ku?
Lalu dari mana kau tau apartemenku, dan…." ucapku
"ya!!! Tak
bisakah kau bicara satu persatu, subgguh yeoja cerewet" umpatnya
kepadaku, mwo??? Dasar namja menyebalkan.
"kau tak perlu
tau tentang semua itu, yang pasti aku mengetahu seluk beluk tentang
dirimu" ucapnya lalu tersenyum sekilas ke arahku.
"ciih, yang
benar saja? Apa kau fans rahasiaku ha?!" ucapku sedikit menyudutkannya
"mwo?? Percaya
diri sekali kau noona, sudahlah kau diam saja " ucapnya ganas (?)
***
Aku kini sedang
berada di depan sebuah rumah, ah ani, ini tidak pantas di sebut sebagai rumah,
lebih tepatnya sebuah castle, bagaimana tidak, rumah ini sungguh terlihat
mewah dan menyerupai castle, memiliki taman yang luas, dan sungguh nyaman jika
tinggal disini.
"mengapa kita
kesini?" tanya ku padanya
"hmm, pulang
kerumah" ucapnya
"mwo?"
aku sungguh bingung atas ucapannya barusan, pulang kerumah? Rumah siapa?
Ommo.. Apa dia akan mengenalkanku dengan orang tua nya? Ya! Gyuri pabo, mana
mungkin…
"ayo
ikut" ucapnya menarik tanganku.
"shireo"
ucapku menolak
"ayolah, kau
akan tau yang sebenarnya" ucapnya lagi, mau tak maupun aku mengikuti nya.
Sesampai didalam
castle ini, aku sungguh terpesona dengan tatanan isi dalamnya, sungguh rapi,
nyaman, dan terlihat elegant. Aku menelusuri setiap sudut rumah ini, aku
terhenyak sesaat sewektu aku melihat pigura yang berada didinding ruang tengah
dari bagian castle ini,
"pigura
ini…" gumamku setelah aku melihat jelas pigura yang berada tepat di mata ku ini, aku
mematung seakan tersihir melihat pigura ini.
"gyui~ya"
ucap seseorang dari belakangku, aku sungguh sangat mengenali suara ini, aku
pun memnalikkan badan ku.
"eo,eomma.."ucapku
tak percaya
"ne, nan
neo-eomma" ucapnya "jeongmal bogoshippeo gyuri~ya" lanjutnya
lagi memeluk ku. Aku hanya diam dengan perlakuan ini, aku tak tau harus
berbuat apa,
"eomma"
ucapku padanya
"ne?"dia
melepaskan pelukannya dan menatapku lembut
"apa kau
benar-benar eommaku?" tanya ku bingung
"ne gyuri~ya,
dia eomma mu" kudengar suara berat dari arah belakangku. Dan ia
menghampiri aku dan eomma
"a,appa"
ucapku kaget
"ne, nan
noe-appa," ucapnya memelukku, tapi aku langsung melepas pelukan itu dan
menatap tajam kerahnya
"gyuri~ya,
jangan begitu terhadap appa mu" ucap eomma lembut padaku
"wae??? Dia
jahat eomma!" ucapku amarah
"jeongmal
mianhe gyuri~ya, appa sungguh merasa bersalah waktu itu, kini appa akan
menebus semua" ucapnya padaku
"jeongmaleyo?"
ucapku padanya
"ne
gyuri~ya" appa tersenyum padaku
"huaaaaaaaaaaa,,
bogoshippeo eomma, appa, jeongmal,jeongmal,jeongmal bogoshippeooooo"
ucapku memelek mereka erat
"ne, nado
bogoshippeo gyuri~ya" ucap mereka serentak
"yaaa!!! Apa
kau tidak ingin memeluk ku jugak?" ucap seorang namja menggoda ke arahku
"nuguseyo??"
ucapku pada appa dan eomma, aku hanya menatap tajam kearah namja tersebut,
namja yang sudah menarik paksa diriku.
"hahaha,, dia
orang kepercayaan appa gyuri~ya, dia lah orang yang appa tugaskan untuk
mencari keberadaanmu." ucap appa menjelaskan
"jinjja?"
ucap ku tak percaya
"ne, lee
hongki imnida" ucapnya seraya menjulurkan tangannya kepadaku
"eh,,
gyuri" ucapku padanya
"kau harus
memanggik ku oppa, arraseo??" ucapnya mengusap kepalaku
"wae?"
tanya ku padanya
"karna aku
lebih tua 2 tahun darimu" ucapnya tersenyum
"eo,
arra" ucapku balas tersenyum
"nah sekarana
kalian pergilah," ucap eomma
"kemana
eomma?" tanya ku bingung
"tentu saja
jalan-jalan," ucap eomma mendorongku keluar rumah. Ciih mereka ingin aku
jalan-jalan atau ingin mengusirku -_-
"ne eomma,
kalkhe" ucapku
***
"waaaaaa,
oppa, ini sungguh indah" ucapku pada namja disebelahku, ia membawaku ke
taman bunga, disini sungguh di penuhi dengan bunga-bunga
"choa??"
ucapnya pada ku
"ne,,"
ucapku tersenyum. Ia hanya tertawa melihatku. Aku mengitari taman bunga ini
bersama hongki oppa, dia namja yang baik, dia sudah menganggapku seperti
dongsaengnya, dan aku sudah menganggapnya sebagai oppa ku, hehe. Aku kan
memang tidak mempunyai oppa, jadi aku bersukur memiliki oppa sepertinya.
Kami sudah sangat
lama mengitari taman bunga ini, dan kurasa kami sudah lelah.
"oppa, kita
makan di kedai ramyun di ujung sana ya" ajak ku pada hongki oppa
"ah, ne,
kajja" ia merangkulku.
"ahjumma,
ramyunnya dua" ucap hongki oppa memesan.
"ne"
ahjumma tersebut menjawab. Dan tak lama setelah kami memesan, akhirnya pesanan
kami pun datang juga, kami pun segera melahapnya.
Setelah kami
selesai makan, kami pergi berjalan ketaman, sungguh sangat menyenang kan,, eh
ommo, aku melupakan namja evil itu, apa kabar dia?? Aku memikirkannya
"gyuri~ya,
wae?" ucap hongki oppa padaku
"ah, ani
oppa" ucapku tersenyum
"jinjja? Lalu
apa yang kau fikirkan?" ucapnya seakan mengintrogasiku
"ya!! Oppa ,
apa kau ingin mengintrogasiku ha?!" ucapku marah , purak-purak
sebenarnya, hihi
"aniyo,"
ucapnya menggaruk kepalanya
"oppa babo
(merong)" ucapku padanya sambil menjulurkan lidah ku, dia mengejarku,
hahaha, sepertinya akan terjadi atraksi kejar-kejaran antara oppa dan
yeodongsaengnya :D
Kyuhyun P.O.V
Aku tengah
berjalan-jalan di taman bersama eunhyuk hyung dan juan, tapi tak ada gyuri
disini, entah lah, seharian ini dia tak ada menghubungiku.
Mata ku mengitari
taman ini, jika gyuri ada disini pasti dia akan sangat senang, ommoo,, apa
yang aku lihat ini, bukankah itu gyuri??
"hyung, coba
kau lihat kesana" ucapku pada eunhyuk hyung, menunjuk arah yang ku maksud
"wae
kyu?" ucapnya dan ia mengikuti arah jari ku " ommmoooo, bukankah itu
gyuri dan siapa namja itu?" ucap eunhyuk hyung kaget
"wae
oppa?" ucap juan yang baru menghampiri kami ia pun mengikuti arah
penglihatan kami. Hana , dul, set….. "OMMOOOOOO, gyuri??" ucapnya
kaget dan menutup mulutnya.
"ya!!!
Juan~na, apa kau tau siapa namja yang berada disebelah gyuri itu?" tanya
ku pada juan
"aniyo oppa.
Aku tak tau" ucapnya padaku.
Kami hanya melihat
nya dengan diam, sungguh aku tak terima semua ini, berani nya kau bermain di
belakangku gyuri~ya. Lihat lah, dia sedang tertawa puas dengan namja itu.
Awass kau gyuri tak akan ku biarkan !!!. Aku berjalan kearah mereka, aku tak
menghiraukan panggilan eunhyuk hyung dan juan.
Bugg. Aku meninju
namja tersebut.
"kyu!! Apa
yang kau lakukan?" ucap gyuri pada ku.
"oppa,
ireona" gyuri membantu namja tersebut, ciih, bahkan saat sekarang dia
membela namja tersebut.
"gwencaha
oppa?" tanya nya pada namja tersebut, namja itu hanya mengangguk
"ya!! Noe,,
berani sekali kau memukulku, memang nya kau siapa ha?!" ucapnya geram
padaku dan BUGG.. Dia meninjuku
"ya oppa!!!
Jangan memukulinya, dia namjachinguku" kudengar gyuri tengah berteriak
kearah namja tersebut.
"kyu,
gwenchana??" tanya nya padakku membantuku untuk berdiri
"noe!!! Kau
sungguh keterlaluan gyuri~ya, sehariaan kau tak ada kabar, dan sekarang kau
tengah berkencan dengan namja lain" ucapku menatap sinis padanya dan
namja disebelahnya, kulihat namja tersebut hanya tersenyum melihatku.
"ya!!!! Noe namja babo ya!!!" ucapnya
membentakku
"mworago??"ucapku
tak percaya
"jangan
menuduh asal seseorang , dia oppa ku!!" ucapnya geram padaku
"oppa? Aku tak
percaya!!" ucap ku marah kearahnya, aku langsung membalikkan badan ku
hendak pergi dari pemandangan yang tidak sedap ini.
"chakkaman."
ucapnya pada ku. Tapi aku tak menghiraukannya
"kyuuuuuu"
teriaknya, aku tetap tidak menghiraukannya, ini balasan untuk mu gyuri~ya..
Aku mendengar ia
tengah berlari kearah ku, ciih, itu bahkan hanya taktik mu saja gyuri~ya.
"kyuuuuuuuuuuuu"
ucapnya berteriak, dia menghentikanku dan menggenggam tangan ku
"wae??"
aku berbalik dan CHUP~, ia menciumku tepat dibibirku. Aku kaget dengan
perlakuannya ini.
"mianhae"
ucapnya melepaskan ciuman itu dan menunnduk, aku hanya diam tak menjawabnya
"saranghae
kyu" ucapnya menatap lekat mataku
"mwo?? Apa
yang barusan kau bilang?? Aku tak mendengaarnya" ucap ku menggodanya,
rasakan kau gyuri
"mwo?? Aku
sudah mengatakannya dengan cukup jelas kyu" ucapnya kesal
"ani, aku tak
mendengarnya"
"aish,
baiklah, saranghae kyu" ucapnya malu
"mwo??"
ucapku seolah tak mendengar
"ya!!! CHO KYUHYUN BABO…. JEONGMAL
SARANGHAEYOOOO!!!!!!!!!!!" ucapnya berteriak. Aku hanya tertawa
melihatnya.
"hahaha,,
baiklah nona CHO GYURI, nado saranghaeyo" ucapku membelai lembut
rambutnya.
"jeongmal??"
tanyanya padaku
"ne, because
my love is you gyuri~ya" ucapku menatap lekat wajahnya, dan chup~, aku
menciumnya, ia pun membalas ciuman ku itu, akusemakkin mendalami ciuman kami,
dan sewaktu aku ingin mendalami nya lagi ada suara cempreng yang menggangguku,
tentu saja aku langsung melepaskan ciuman tersebut.
"ya!! Kyuhyun
jangan lakukan di tempat umum " ucap eunhyuk hyung. Ciih tumben sekali ia
melarangku.
"wea hyung?
Tumben sekali kau melarangku" ucapku padanya
"lihat
itu" ucapnya menunjuk kearah yang berlawanan. Ommoooo, siapa orang tua
itu? Dan bukankah itu oppa nya gyuri. Tunggu , apa mungkin mereka appa dan
eomma nya gyuri
"ne, mereka
appa dan eommaku" ucap gyuri seakan tau apa isi pikiranku.
"dasar anak
muda, tak tau tempat umum" ucap mereka kearahku
"mianhaeyo
abeoji" ucapku menunduk.
"ya!! Kau
harus memanggil ku appa, karna sebentar lagi kau akan kunikahkan dengan
anakku"
"mwo?"
ucap ku dan gyuri serentak
Mereka yang ada
disini hanya tertawa dan tersenyum melihat kejadian ini.
***
Sekarang
aku sedang berada di gereja, ya tepat pada hari ini aku kan melangsungkan
pernikahan dengan yeoja yang sangat aku cintai, kini dia telah berada
disampingku, Pengucapan janji selesai, walaupun aku tak
begitu memperhatikan karena sibuk berperang melawan kegugupanku. Kini aku
berhadapan denganya, aku lalu membuka kain yang menutupi wajahnya sehingga aku
dapat melihat lekuk wajahnya dengan jelas.Setelan gaun putih di campur
perpaduan warna pink merona yang melekat pas di tubuhnya, membuatnya terlihat
sangat cantik..
“silahkan
cium pasangan kalian untuk mengekspresikan cinta sejati yang kalian miliki”
ujar pendeta itu lembut namun berefek dahsyat.
Aku
tersentak pelan saat tatapan mataku bertemu dengan matanya, dapat kulihat
tangannya bergetar gugup . Spontan aku membungkuk untuk meraihnya dan chup~
aku menciumnya. Dapat kudengar suara riuh dari para undangan.
Tentu saja
yang paling heboh adalah hyunh-hyung ku, kkk~ aku akan membuat mereka iri
padaku
"gyuri~ya,
aku akan menjagamu sampai akhir hayat ku" ucapku padanya, membelai
wajahnya, dan mengecup keningnya. Dia tersenyum kearah ku.
Tenang saja
gyuri~ya, aku kan membuat hari-hari mu bahagia bersamaku. Karna MY LOVE IS YOU
^^
The End~

No comments:
Post a Comment