Title :THE POWER OF
LOVE part 1
Author :miss
chang-beb(karuna)
Main cast :Kim
Sara,Cho Kyuhyun,Cho Yoona
Rating :teenager
Gender :love/friend
Length :part
Akhirnya.. FF
pertamaku siap juga. Legaaaa. Authornya lelet nih :D buat FF aja ribet :P mian
kalo kepanjangan intro nyadan GAJE. mohon komentarnya atas FF ku. Gomawo .
HAPPY READING! >.<b
*****
*SARA POV
Hari
ini,27 MEI 2010 aku dinyatakan lulus dari skolahku tercinta
. SMAN 8 JAKARTA di umur 16 tahun.Sekolah yang membawaku bisa lulus dan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliahku ke KOREA! Aku sampai mengumpat dalam hati”What the hell is going on?!” yah, aku mendapatkannya karena aku selalu memenangkan kejuaraan dalam bidang kimia,fisika dan matematika.
. SMAN 8 JAKARTA di umur 16 tahun.Sekolah yang membawaku bisa lulus dan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliahku ke KOREA! Aku sampai mengumpat dalam hati”What the hell is going on?!” yah, aku mendapatkannya karena aku selalu memenangkan kejuaraan dalam bidang kimia,fisika dan matematika.
Kaya?tidak.
Aku berasal dari keluarga miskin.Ayahku hanya seorang tukang becak dan ibuku
buruh cuci. Sombong?tidak.itu menurut teman-temanku.Karena setiap kali ulangan
atau ujian,aku selalu yang menjadi juru kunci(?) terdengar lucu.Tapi itu yang
kulakukan agar teman-temanku tidak stress karena selalu mendapat nilai
merah.Dan juga,aku berteman tidak pilih-pilih.Walaupun aku dari kalangan
bawah,ada juga kalangan atas yang ingin berteman denganku,namanya YOONA.Dia
keturunan KOREA-INDONESIA.Dia juga murid yang berprestasi dalam hal renang.
Aku
senang karena dia mau mengajariku berbahasa korea.Dia dan aku akan ke KOREA
untuk kuliah.Tepat hari ini,aku dan Yoona membawa berkas-berkas untuk
ditandatangani oleh sajangnim sekaligus untuk berpisah bersama teman-temanku.
“Sara.. Yoona kami
akan sangat merindukan kalian jika kalian pergi nanti.Jangan lupa untuk
membalas e-mail kami yah..?” ucap teman namja ku,Jason yang sudah
terisak-isak.
“Hei..
kami hanya pergi Cuma 4 tahun.Itu tidak lama Jason” aku mengelus pundaknya.
“4
tahun kau bilang ‘CUMA’??! itu sangat lama Sara!” dia kelihatan geram
denganku.
Aku yang melihatnya
seperti itu langsung bersembunyi di belakang Yona yang lebih tinggi dari ku.
“YAA!
Kalian! Apa tidak bosan berkelahi terus?”
“hehehhehe..
“ aku dan Jason hanya cengar cengir.
“panggilan
untuk Sara dan Yoona ,segera mengambil berkas-berkas di ruang sajangnim” itu
suara dari sumber suara yang memanggil kami.
“Jason..
aku dan Yoona akan pergi.Jaga dirimu baik-baik ya” aku langsung memeluk Jason
erat.
“Aisshh..
kalian terlihat mesra sekali.Ayo sara!” Yoona langsung melepaskan pelukanku
dari Jason,tapi malah dia sekarang yang memeluk Jason lama.
“Yoona!
Kenapa jadi kau yang memeluk Jason?”
“Waeyo?
Kau cemburu yaaa…??” Yoona selalu memasang tampang jail setiap kali menggodaku
==”
“Siapa
bilang aku cemburu?? Kita harus cepat-cepat.Kau tau kan sajangnim itu orang
yang galak.Kau mau beasiswa kita musnah?”
“Aku
tak yakin dia berani mencabut beasiswa itu.Karena kita itu berprestasi”
akhirnya Yoona melepaskan pelukannya dari Jason.
“Sara!
Yoona! Cepat atau saya cabut beasiswa kalian! Kalian kira saya takut?!”
sajangnim seperti memiliki kekuatan melihat sekeliling sekolah ini. Hiiii..
“OMOOO..!!!”
teriakku dan Yoona berbarengan.
“Jason,
kami harus pergi dulu, Annyonghi Gyeseyo” Yoona memberikan kissbye ke Jason.
“Annyonghi
Gyeseyo? Apa artinya? Hei! Kalian jangan pergi,buang saja beasiswa itu!apa
kalian tidak menyayangiku?”teriak Jason.
“
Annyonghi Gyeseyo artinya selamat tinggal,Jason” Yoona mengelus pipinya
Jason,tapi sesaat kemudian dia menjitak kepala Jason dan menarik tanganku
berlari.
“Kami memang
menyayangimu.. hah! Tapi kami tak akan membuang kesempatan bagus,tahu!
Hahahahaha!” mendengar Yoona berkata seperti itu membuat aku ikut
tertawa.Jason hanya melongo mengelus-ngelus kepalanya.
“Terima
pembalasanku saat kalian kembali!” hanya itu kata-kata terakhir kali yang ku
dengar dari Jason.Sampai jumpa 4 tahun lagi.Kalau tidak lebih.
Kami
pergi ke kantor sajangnim. Tapi beliau tidak ada diruangan karena ada urusan
mendadak.Kami hanya bertemu dengan sekretarisnya .Dia hanya memberikan
dokumen-dokumen,visa,passport dan tiket untuk ke Korea serta uang saku untuk 1
tahun penuh!
Sekretarisnya,Minna
hanya memberikan pengarahan yang disampaikan oleh sajangnim kepada kami.Disan
kami harus mencari tempat tinggal sendiri dan kami diberi kekuasaan untuk
memilih jurusan yang kami mau.
Besok
pagi jam 10,kami harus ke bandara Internasional Soekarno-hatta untuk terbang
ke Korea. Setelah pengarahan berakhir,aku dan Yoona langsung pulang untuk
menyusun segala persiapan dan perlengkapan.Yoona juga yang akan
menjemputku.Maklum,,akan sangat susah kalau ke bandara menggunakan angkutan
umum. Hehehehehe…
****
Pagi-pagi
sekali aku sudah bangun untuk membantu ibuku mengurus rumah dan adik-adikku
yang masih kecil-kecil,sekaligus untuk pamit pergi.Kepergianku diiringi tangis
suka duka.Suka karena tahu anaknya bisa masuk universitas terkenal.Duka karena
kami akan lama tidak bertemu.Tapi aku berjanji,jika aku sudah bekerja dan
memiliki masa liburan kuliah yang lama,aku akan pulang untuk melepas rinduku
bersama keluarga.
Tiit..tiit..
suara mobil Yoona sudah menggelegar ,dia juga turun dari mobil dan berjalan
kerumahku.
“ibu,aku
pamit pergi untuk menuntut ilmu di negeri orang.Mohon do’a restu dari ibu”Aku
menyalaminya,memeluknya erat.Tangis yang sudah ku tahan susah payah,akhirnya
pecah seketika jika membayangkan aku tanpa keluarga.Ayah
menghampiriku,memelukku dan mencium di keningku.
“Jaga
dirimu baik-baik disana Sara,kami sekeluarga akan sangat merindukanmu,do’a
selalu mengirimu Sara.Pulanglah dengan membuat kami bangga” ucapan ayah
membuatku menjadi lebih kuat,tampak seulas senyuman dari muka ayah dan
ibu,hatiku jadi kuat ketika mendengar ucapan mereka barusan.
“om
dan tante tenang saja.Saya akan menjaganya disana.Kalau sampai Sara
macam-macam, maka akan langsung saya tangani” ucap Yoona mantap.
“Hahahha..
baiklah.Jaga diri kalian baik-baik disana” itu ucapan yang akan membuatku
ingat bahwa aku bisa seperti ini karena ada dukungan orang tua di belakangku.
Kami
langsung ke airport dan penerbangan berjalan dengan lancar selama 7 jam.
****
“Hahh.. aku pusing”
Tampak Yoona yang masih ngos-ngosan ketika turun dari pesawat.Sepertinya
gejala mabuk udara.Aku harus menghindar kalau tak mau terkena muntahannya.
Hiii….
“Ayolah..
sedikit lagi.Apartemennya ada di depan mata kita” aku menarik tanggannya.Aku
memang tak mau terkena muntahannya tapi aku tak mau dia pingsan karena aku
belum tau seluk beluk Korea ini.
“Kau tadi yang
berjanji pada appa ku, kalau kau yang akan menjagaku. Tapi kenapa sakarang aku
yang jadi menjagamu? AYO,AYO,AYO!!!” Aku menariknya dengan semangat
sampai-sampai aku tak melihat jalan.BRUUKK..
*KYUHYUN POV
Aku keluar dari
apartemenku,karena ada urusan mendadak diperusahaan milik appaku. Tapi appa
sudah meninggal 2 tahun yang lalu.Jadi aku yang mengelola perusahaan
ini.Padahal baru 1 jam yang lalu aku pulang,dan sekarang aku di telepon
ajusshi sebagai bawahan aku.Aku belum sempat tidur! karena takut terlambat aku
langsung pergi keparkiran luar apartemen.Seorang yeoja sedang berjalan
didepanku membawa temannya yang kelihatan mabuk.Tapi aku tetap
berjalan.BRUUK!!
“mian..”yeoja itu
meminta maaf padaku.tapi sikunya menyenggol pinggangku yang baru sembuh dari
luka jahitan operasi usus buntu,ngilu sekali.Aku langsung terduduk saat itu
juga.
“Dasar! Yeoja
babo!” aku memegang pinggangku ,sangat ngilu.
“yaa! Kau bilang
apa?!!” tampak jelas diwajahnya kalau dia marah,tapi tetap saja paras
cantiknya tetap memukau. Memukau? Paras cantik? Kau buta Kyuhyun?
“Yeoja babo!
Arraseo??!!”baru aku mau berdiri,dia langsung menendangku lagi tepat
dipinggangku dan berdarah!
“ahh…sakit”.
*SARA POV
“mian..” aku
membungkukkan tubuhku untuk meminta maaf.
“dasar! Yeoja
babo!” tampak kemarahan dari wajahnya.Tapi dia memegangi pinggangnya.apa
sesakit itu?
“yaa!! Kau bilang
apa?!” apa aku tak salah dengar? Aiisshh..!!! kau yang babo!
“Yeoja babo!
Arraseo?!” apa! dia benar-benar berkata seperti itu! Minta dihajar rupanya!
Kutendang dia lagi dan tepat dipinggangnya yang tadi.
“ahh.. sakit” dia
pingsan dan ada darah keluar dari pingganggnya.Perasaan tak sekuat itu aku
menendangnya.Tapi kenapa berdarah?
“heyy.. ireona”aku
menyenggol pahanya dengan kakiku.Tapi tetap saja dia tak menunjukkan
pergerakan yang berarti .Jangan-jangan!.. OMO!!
“hey..gwenchana?ireona!
jangan buat aku cemas!”tetap saja diam dan darah yang keluar semakin
banyak,pikiranku blank! Yoona juga pingsan disampingku.Lewatlah taksi.
“Taxy!! Stop!!”
taxi yang berhenti langsung kusuruh supirnya untuk membantuku.
“Please,help me”
dan agasshi itu mengerti.Dia membawa masuk namja babo itu dan Yoona.
“Please,go to the
nearest hospital”
“i..i..can..can not
speak English” what the hell!
“byeong-won,uisa,arraseo?”
“oh…arraseo!”
****
@hospital
Aku terburu-buru
keluar dari taxy.
“Ganhosa!please
help me!”sambil tanganku menunjuk kearah namja no-name di sampingku ini.
“hurry-up!” perawat
itu memanggil perawat yang lain.Aku langsung membayar ongkos taksi dan pergi
menyeret Yoona ke dalam rumah sakit juga.
“Yoona!ireona!
jangan muntah dibajuku!”
“Hm?? Dimana
kita??” kata Yoona mengerjapkan matanya.
“Di rumah sakit”
“Mwo? Aku Cuma
mabuk,bukan kecelakaan jadi…”belum selesai Yoona ngomong aku langsung
memotongnya.
“Diam dulu! Kau
liat namja diatas tempat tidur dorong itu? Dia terluka karena..”
“karena apa Sara?”
“karena…” aku gugup
untuk menjawabnya.
“Katakan cepat!”
“HAH! Baiklah. Tadi
aku menabraknya dan dia mengataiku yeoja babo.Aku langsung menendang
pinggangnya dan tak taunya pinggangnya mengeluarkan darah” aku hanya bisa
menunduk.
“OMO! Sara-ya..
mianhae. Pasti karena aku,kau jadi kena masalah seperti ini”
“Sudahlah,gwenchana.Lagian
memang karena kau mabuk perjalanan” bagaimana bisa? Orang kaya mabuk naik
pesawat? Ckckck,,
“Gomawo sudah mau
memaafkanku.Eh,sepertinya dia memasuki ruang ICU.
Ganhosa langsung
menghalangi jalan masuk kami ke ICU.
“Mian,tapi hanya
uisa dan ganhosa yang boleh masuk untuk saat ini,gomawo atas perhatiannya”
pintu langsung ditutup dan lampu diatas pintu,menandakan sedang berlangsungnya
proses di dalam ruang ICU.Kami hanya menunggu di ruang tunggu.
****
*YOONA POV
“Sara-ya,duduklah.Namja
itu pasti baik-baik saja”
“Tapi tetap
saja,banyak darah yang keluar dari pinggangnya” Sara masih saja mondar mandir
di depanku.Langsung aku tarik dan saat itu juga dia jatuh terduduk di
sebelahku.
“YAA!! Appo…”tampak
Sara mengelus-ngelus bokongnya yang mungkin sudah kempes karena kutarik tadi.
HAHAHAHAHA!!!
“HAHAHAHAHHA!!! Kau
yang memulainya.mondar mandir didepanku seperti cacing kepanasan.Tenanglah
sedikit” mengelus punggungnya akan membuatnya lebih nyaman.
Tak beberapa lama
kemudian,lampu ruang ICU mati,menandakan bahwa proses yang berlangsung di
dalamnya sudah selesai.Keluarlah ganhosa. Aku dan Sara langsung mendekatinya.
“Bagaimana keadaan
namja didalam?”
“Sudah tak
kenapa-kenapa,sebentar lagi akan dipindahkan keruang rawat inap” ganhosa
meninggalkan kami.Nafas lega pun dapat kami rasakan .
“Jadi,bagaimana
dengan biaya pengobatannya?”
“Untuk sementara
harus memakai duitmu dulu lah,kau yang sudah melakukan itu pada namja itu”
“YAA!! Memang aku
yang salah.Tapi,paling tidak bantulah dongsaeng imutmu ini” tidaaakkk! Dia
mengeluarkan puppy eyes andalannya!!!
“ARA! Aku akan
membantumu untuk membayar biaya pengobatannya” keluarlah namja tadi dari ruang
ICU.Pada saat aku mau melihat namja itu keluar,aku tak dapat melihatnya,karena
banyak orang yang lalu lalang dan juga mukanya tertutup badan uisa dan
ganhosa.
END YOONA POV
*AUTHOR POV
Sara
dan Yoona berjalan melewati lorong rumah sakit memasuki ruangan namja
tersebut.
“lady first”Yoona
mempersilahkan Sara untuk memasuki ruangan itu.
“MWO?? Kau pikir
kau bukan yeoja?” tampak dari wajahnya yang tak terima.
“But, you make him
like that” Yoona tak mau kalah.
“Ne,ara” tatapan
Sara ke Yoona sudah berapi.Dia mulai memasuki ruangan itu.Perasaan berkecamuk
terjadi di dalam hatinya.
END AUTHOR POV
*SARA POV
Aku takut untuk
memasuki ruangan ini.Bagaimana kalau dia akan menjerat aku untuk mengakui
kesalahanku dan memasukkan aku ke penjara? ANIO! Aku tak mau seperti itu.Aku
ke korea untuk menuntut ilmu,bukan untuk menjadi tahanan!!
“Lady first” aku
langsung sadar dari lamunanku tentang hal-hal aneh.tunggu.. dia bilang lady
first? Dia kira dia bukan yeoja?
“MWO?! Kau pikir
kau bukan yeoja?” aku langsung mengeluarkan ucapanku dari yang kupikirkan
barusan. Kalau aku wanita,berarti dia apa?
“But,you make him
like that” dia seperti tau apa yang kupikirkan.Baiklah,that’s my fault.
“Ne,ara” tapi tetap
saja aku tak bisa menerima itu! Aku mulai memasuki ruangan itu.Tampak seorang
namja yang menurut penilaianku tampan.hehehehehe… dia sedang tertidur.
END SARA POV
*KYUHYUN POV
It…itu kan yeoja
yang tadi menendang pinggangku hingga harus masuk rumah sakit begini.Lebih
baik pura-pura tidur.Dapat kurasakan kalau dia sedang
memperhatikanku.HAHAHAHAHA.. dia terpesona dengan ketampananku rupanya :D
“Aku tau aku
tampan,tapi tak usah memerhatikanku begitu” aku membuka mataku,tampak pipinya
yang memerah.Sepertinya dia malu.
“Ehm.. siapa yang
melihatmu? Aku hanya mengkhawatirkanmu”
“Hm?? Kau
mengkhawatirkanku ? apa kau sudah mulai mengejarku dan menyukaiku??” pipinya
makin merah.HAHAHAHAHA..!!!
“YAA!! Aku khawatir
karena aku yang membuatmuseperti ini” tampak perasaan bersalah dari
mukanya.sudah cukup bermain-main dengannya.
“Mana hapeku? Hei
yeoja babo,apa kau Nampak hapeku?” aku mencari dibawah bantal tapi tak ada.
“MWO? Kau yang
namja babo!”dia mendekatiku, aku takut dia akan meninjuku lagi atau melempar
vas bunga disampingku.
“Biar aku bantu”
wah..! baik juga dia, mau membantuku.Dia mencari dengan serius.
END KYUHYUN POV
*SARA POV
“kenapa banyak
sekali yang memanggilku yeoja babo hari ini!!? Aku ini pintar.Aku peraih
beasiswa ke KOREA! Belum tau saja dia kehebatanku.Dimana hapenya? Dan dimana
Yoona? Tega sekali dia meninggalkanku. Awas kau Yoona! Terima pembalasanku
nanti!
END SARA POV
*AUTHOR POV
Masuklah uisa dan
ganhosa untuk memeriksa namja tersebut.Kyuhyun bertanya kepada ganhosa” apa
kalian ada melihat hapeku?”
“Ada tuan,di dalam
lemari sebelah sana”
“Hei! Yeoja babo!
Ambilkan hapeku dilemari sana” kyuhyun memerintah Sara.
“Huft.. sabar” Sara
berjalan kearah lemari,dan mengambil hapenya “ini namja babo!” sambil
menyerahkan hape itu ke namja itu.
“Hei! Apa yang kau
katakan pada tuan CHO! Apa kau tidak tau kalau dia..”
“Sudahlah
uisa.Tidak perlu memberi tahukan hal itu padanya” ucapan uisa langsung
dipotong oleh namja tersebut.Sara hanya bisa terdiam.
“baiklah tuan Cho
Kyuhyun,kami permisi” hormat uisa itu kepada namja bernama Cho Kyuhyun.
“kau mau menelepon
siapa?” Tanya Sara ke namja itu.
“Menelepon polisi
atas tindakan penganiayaan” Sara langsung menarik hape itu,tapi langsung
ditangkis .
END AUTHOR POV
*SARA POV
“Kau mau menelepon
siapa?” aku takut dia akan menelepon polisi.Jangan sampai terjadi!
“Menelepon polisi
atas tindakan penganiayaan” HA?? Apa dia bisa membaca pikiranku? Tak akanku
biarkan.Lagian aku sudah bertanggung jawab dengan membawa dia kesini dan
membayar biaya rumah sakitnya.Aku langsung menarik hapenya tapi dengan cepat
langsung ditangkis oleh tangannya.Tampak dia sedang berbicara dengan
seseorang.Kakiku langsung lemas,aku jatuh terduduk di lantai.
“Tak lama
kemudian,masuklah orang-orang berbadan besar seperti body guard.Siapa mereka
ini? Apa mereka polisi TNI seperti diindonesia? Dan yang terakhir masuk adalah
seorang ahjusshi yang sudah berumur.
Dia mendekati namja
yang kudengar bernama Cho Kyuhyun.
“Gwenchana kyuhyun?
Apa yang sakit?”
“gwenchana
ajusshi.Sudah, tak ada yang perlu dikhawatirkan dariku.Hanya saja luka jahitan
operasi usus buntu kemarin terbuka lagi,jadi tadi di jahit kembali.
Ajusshi tadi
langsung menatapku ganas.Apa-apaan dia? “apa dia penyebab tuan sampai begini?”
body guard tadi langsung membangunkanku.
“Lepaskan! Aku bisa
berdiri sendiri” melihat tampang mereka saja sudah membuatku takut.
“Ne,memang dia.
Tapi dia sudah mau bertanggung jawab dengan membawa kemari.Lebih baik lepaskan
saja dia, arraseo?”
“Ne,ara.Kalian,bawa
dia keluar dari ruangan ini.Aku tak mau tuan muda tambah sakit karena melihat
mukanya”
“Ajusshi pikir,aku
sudi melihat mukanya?Lepaskan !”ucapku kasar saat body guard itu menyeretku
untuk keluar.
Yoona yang ntah
dari mana,baru saja tiba membawa 3 buah kopi digenggamannya.
“Apa yang kalian
lakukan dengan yeoja dan namja itu? Apa kalian teroris?”
“Jangan asal
ngomong!” Ajusshi tadi tidak terima dikatai seperti itu.
“Sara,minggirlah.Biar
aku yang menghadapinya.”
“Nde..” aku hanya
bisa menatapnya dari ambang pintu.
END SARA POV
*AUTHOR POV
Yoona baru saja
datang dengan membawa 3 kopi hangat yang dia beli dari kantin rumah
sakit.Menyadari ada suara keributan dari arah ambang pintu dia langsung masuk
dan mendapatkan temannya,’Sara’ sedang didorong paksa orang-orang bertubuh
kekar.
“Apa yang kalian
lakukan dengan yeoja dan manja itu? Apa kalian teroris?” ucap Yoona yang mulai
geram melihat temannya didorong paksa seperti itu.
“Jangan asal
ngomong!” tampak seorang ajusshi memarahinya balik karena perkataannya.
“Sara,minggirlah.Biar
aku yang menghadapinya” Yoona menyuruh Sara untuk mundur.Ia ingin sekali
memarahi ajusshi itu.
“Nde..” sara hanya
mengikuti kata-kata yang diperintahkan Yoona.
“Dasar yeoja
babo.Apa kau berani melawan semua anak buahku? Aku tak yakin kau bisa
mengalahkan mereka semua” ajusshi itu menyepelekan Yoona yang seorang yeoja
lemah.
“HAHAHAHHAHA..! kau
pikir aku takut?” kembali Yoona yang menyepelekan ajusshi itu.
“Tapi,sebelum
itu.Aku mau melihat tampang namja yang kalian bela sampai seperti ini” Yoona
tak sabar ingin melihat namja itu.Dia mendekati ajusshi itu dan
mendorongnya,tampaklah seorang namja terbaring.Yoona membelalakkan
matanya.Namja itu sama terkejutnya.
“KAU..???!!!”
teriak mereka bersamaan karena kaget.
Sara menatap mereka
berdua dengan heran.Dia mendekati Yoona,memegang pundaknya.
“Yoona.. kau kenal
dengan namja ini?”
“Di…Dia…” Yoona
masih terlihat kaget,sama halnya dengan namja didepannya.Sara hanya bingung
menatap mereka bergantian,mengumpat dalam hati”What the fuck in going on??”
*tobe CONTINUE
….PART 2 ^_^V
No comments:
Post a Comment